Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konstruksi Predominant Leader dalam Kebijakan Moon Jae In terhadap Jepang dalam isu Comfort Women pada Tahun 2017-2022 Candelaria, Arizki Putri
Indonesian Journal of Peace and Security Studies (IJPSS) Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Peace and Security Studies
Publisher : Department of International Relations, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ijpss.v5i2.142

Abstract

Comfort Women refers to the practice of forced sexual services on thousands of women by Japanese soldiers during World War II. This issue has been a source of tension in relations between South Korea and Japan for several years. In this research, the concept of "predominant leader" is used as a lens for analyzing the role played by President Moon Jae-in in making various policies related to this issue. The method used is descriptive-qualitative with literature study techniques, and the data used is secondary data originating from books, journals, and official websites. This research includes an analysis of several of Moon Jae In's foreign policies towards Japan, such as efforts to register the history of comfort women at UNESCO, demands for compensation against Japanese companies, withdrawal from GSOMIA, and the dissolution of the Reconciliation and Healing Foundation. The results of this research illustrate the complexity of the comfort women issue, with emphasis on ‘goal-driven’ and ‘situationally responsive’ aspects when it comes to policies issued in his effort to seek justice for the victims
Edukasi Pemanfaatan Kotoran Ternak Sapi sebagai Upaya Pemeliharaan Tanah di Dusun Cerme Kulon Desa Jatisari Ramadheni, Shaka Danendra; Mursyidah, Nabila; Roisyah, Miftakhul; Sita, Diah Nur; Zulpikar, Zulpikar; Wardani, Nurrizzakiyah Dwi; Ramadhani, M. Ihsanur; Syafitri, Nur Rizki; Candelaria, Arizki Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 6 (2024): JPMII - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.588

Abstract

Optimalisasi panen tanaman tidak lepas dari kualitas tanah sebagai media tanam. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anggota kelompok tani Tirto Tani di Dusun Cerme kulon, Desa jatisari, tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai pupuk organik guna memelihara kualitas tanah. Observasi awal menunjukkan bahwa limbah hewan ternak, terkhusus hewan sapi, tidak dimanfaatkan dengan optimal, yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Edukasi dilakukan melalui metode service learning door-to-door menggunakan media audiovisual untuk meningkatkan pemahaman peserta. Hasil dari pretest dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai manfaat dan penggunakan limbah kotoran sapi sebagai pemelihara kualitas tanah. Keberhasilan program ini terlihat dari antusiasme warga dan kesadaran mereka untuk membuat rencana tindak lanjut. Dengan demikian, diharapkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan lebih lanjut dapat dilakukan secara masif untuk memperkuat pemahaman dan praktik pemanfaatan limbah ternak di masyarakat.
Upaya Meningkatkan Keamanan Lingkungan Pelestarian dan Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Wonorejo: melalui Kerja Sama Green Sister City Surabaya – Kitakyushu Candelaria, Arizki Putri
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.2.82-94

Abstract

The city of Surabaya faces various environmental issues, including air pollution, water contamination, and waste management. Addressing these problems requires a holistic approach through the utilization of vegetative areas, such as mangrove forests, which have many essential functions for the environment and human life. In an effort to conserve the mangrove forests in Surabaya, the city has established a partnership with Kitakyushu, Japan, which has successfully overcome similar environmental crises in the past. This research aims to examine how the experiences and successes of Kitakyushu can be applied in Surabaya to develop mangrove forest ecotourism, with the goal of improving environmental quality and community well-being. The methodology used is qualitative-descriptive, with data collected through interviews and document analysis. The research findings indicate that Kitakyushu's successful experience in addressing environmental issues serves as an inspiration for Surabaya. This collaboration includes various mangrove forest conservation programs and ecotourism development, which have successfully enhanced environmental quality and public awareness. In conclusion, international cooperation through paradiplomacy, such as this sister city relationship, can be an effective model for addressing environmental issues and improving local community welfare. Kota Surabaya menghadapi berbagai permasalahan lingkungan, termasuk polusi udara, pencemaran air, dan pengelolaan sampah. Penanganan masalah ini membutuhkan pendekatan holistik melalui pemanfaatan kawasan vegetasi, seperti hutan mangrove, yang memiliki banyak fungsi penting bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Dalam upaya melestarikan hutan mangrove di Surabaya, kota ini menjalin Kerjasama sister city dengan Kitakyushu, Jepang, yang telah berhasil mengatasi krisis lingkungan serupa di masa lalu. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pengalaman dan keberhasilan Kitakyushu dapat diterapkan di Surabaya untuk mengembangkan ekowisata hutan mangrove, guna meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan penelusuran dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman sukses Kitakyushu dalam mengatasi permasalahan lingkungan menjadi inspirasi bagi Surabaya. Kerjasama ini mencakup berbagai program pelestarian hutan mangrove dan pengembangan ekowisata, yang berhasil meningkatkan kualitas lingkungan dan kesadaran masyarakat. Kesimpulannya, kerjasama internasional melalui paradiplomasi, seperti hubungan sister city ini, dapat menjadi model efektif dalam mengatasi isu-isu lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Operasi Taufan Al-Aqsa 2023: Analisis Dinamika Strategi Perang Hamas terhadap Israel Candelaria, Arizki Putri
Journal of Integrative International Relations Vol. 10 No. 1 (2025): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2025.10.1.78-89

Abstract

The Al-Aqsa Flood Operation launched by Hamas on October 7, 2023, marked a significant shift in Hamas’s warfare strategy against Israel. This study analyzes the dynamics of Hamas’s war strategy during the operation using the concepts of asymmetric warfare and guerrilla strategy. The research adopts a qualitative-descriptive approach, employing documentation techniques from various primary and secondary sources. The findings indicate that Hamas developed a more coordinated guerrilla tactic, including the use of tunnels, deception, ambushes, sabotage, as well as new tactics such as saturation attacks, drone strikes, and propaganda. This operation had not only military impacts on Israel but also broad political and social consequences. Hamas succeeded in exploiting weaknesses in Israeli intelligence and leveraged geopolitical momentum to strengthen its position in the prolonged conflict with Israel. Operasi Taufan Al-Aqsa yang dilancarkan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023 menandai perubahan signifikan dalam strategi perang Hamas terhadap Israel. Penelitian ini menganalisis dinamika strategi perang Hamas dalam operasi tersebut dengan menggunakan konsep perang asimetris dan strategi gerilya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik dokumentasi dari berbagai sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamas mengembangkan taktik gerilya yang lebih terkoordinasi, termasuk penggunaan terowongan, deception, ambush, sabotase, serta taktik baru seperti saturation attack, drone attack, dan propaganda. Operasi ini tidak hanya berdampak pada Israel secara militer tetapi juga memiliki konsekuensi politik dan sosial yang luas. Hamas mampu mengeksploitasi kelemahan intelijen Israel dan memanfaatkan momen geopolitik untuk memperkuat posisinya dalam konflik berkepanjangan dengan Israel.