Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Timbunan Jalan Inspeksi Proyek Pembangunan Bendungan Bener Purworejo Fadhillah, Muhammad Taufiq; Wibowo, Gurawan Jati
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelongsoran dapat terjadi pada lereng alami ataupun lereng buatan. Analisis kestabilan lereng bertujuan untuk mengetahui nilai Safety Factor dari lereng timbunan Jalan Inspeki menggunakan Software Rocscience Slide 6 untuk membandingkan antara dua metode yaitu metode Fellenius dan metode Bishop Simplified, serta mengetahui selisih antara dua metode tersebut. Dari analisis yang dilakukan di Jalan Inspeksi Proyek Pembangunan Bendungan Bener Purworejo dengan menggunakan Software Rocscience Slide 6 didapatkan nilai Safety Factor metode Fellenius sebesar 1,655 dan nilai Safety Factor metode Bishop Simplified sebesar 1,717. Dari dua metode tersebut terdapat selisih sebesar 3,68%. Hasil perbandingan dari dua metode tersebut menunjukkan lereng dalam kondisi stabil.
Pengendalian Biaya dan Waktu pada Proyek Bendungan Bener Prasetyo, Ridho Adi; Wibowo, Gurawan Jati
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian bertujuan agar setiap pekerjaan dapat berjalan lancar serta efisien dalam mencapai tujuan. Pengendalian waktu dan biaya di proyek Bendungan Bener menjadi fokus permasalahan agar pelaksanaan proyek dapat selesai sesuai jadwal dan berjalan dengan efisien. Penelitian ini menggunakan analisis metode "Nilai Hasil" (Earned Value). Metode ini merupakan suatu langkah pengendalian untuk mengendalikan anggaran dan penjadwalan. Analisis ini juga bisa menunjukkan kinerja pekerjaan pada masa pelaporan tertentu dan menunjukan informasi perkiraan anggaran yang diperlukan serta waktu untuk menyelesaikan keseluruhan pekerjaan berdasarkan indeks performa pada saat pelaporan. Pada Proyek Pembangunan Bendungan Bener, kesimpulan yang diperoleh pada saat pelaporan bulan November adalah nilai Planned Value (PV)=Rp. 42.710 milyar, Earned Value (EV)=Rp. 44.972 milyar, dan Actual Cost (AC)=Rp. 42.419 milyar. Pada pelaporan terakhir kinerja proyek menunjukan hal positif dengan nilai Cost Varian (CV)= + Rp. 2.553 milyar dan Cost Performed Index (CPI=1,06>1). Dari aspek jadwal, kinerja proyek lebih cepat dari jadwal dengan Schedule Varian (SV)= Rp.2.262 milyar dan Schedule Performance Indek (SPI=1.05>1). Perkiraan anggaran untuk menyelesaikan keseluruhan pekerjaan sebesar Rp. 55.947 milyar.
Analisis Pelaksanaan Pekerjaan Pemuatan dan Pengangkutan Material Hasil Galian pada Proyek Pembangunan Bendungan Bener Putra, Ilham Arsyansyah; Wibowo, Gurawan Jati
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan Bendungan Bener berada di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Bendungan Bener merupakan bendungan tertinggi di Indonesia dengan tinggi bendungan 169 m. Proyek Bendungan Bener, khususnya pada pekerjaan muat dan angkut hasil galian semuanya menggunakan alat berat. Alat berat yang dipakai pada pekerjaan muat dan angkut adalah Dump Truck dan Excavator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat berat, mengetahui keadaan (Macth Factor) antara alat muat angkut, dan mengetahui analisis biaya alat muat dan angkut. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi analisis. Dengan menghitung waktu edar alat,dan faktor yang mempengaruhi dalam kegiatan penggalian sehingga dapat diketahui produktivitas alat berat. Setelah mendapatkan produktivitas kemudian dilakukan perhitungan match factor dan menganalisis biaya yang dikeluarkan pada alat gali dan muat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas alat berat pada pekerjaan penggalian di bendungan utama dengan rata-rata excavator sebanyak 3 unit dan dump truck sebanyak 14 unit. Untuk alat muat hasil produksi sebesar 84.29 m3/jam, sedangkan untuk alat angkut produksi sebesar 16,38 m3/jam. Biaya operasional alat berat muat dan angkut bisa lebih efisien jika menggunakan 3 unit excavator dan 24 unit dumptruck dengan memangkas waktu pengerjaan sebanyak 170 hari dan menghemat pengeluaran untuk pengoperasional alat berat sebesar Rp. 1,971,280,000.00.