AbstractPeople really need transportation facilities to travel from one place to another. One example is that the people of Ketapang who are going to Pontianak City need public transportation. One of the transportation services that is frequently and in demand by people in Ketapang Regency is air transportation because it is known to be faster and more secure. The transportation is a plane from the airline PT. Wings Air. There is one problem that many Wings Air consumers complain about, especially in the Ketapang area, namely related to delays in flying hours. What is unpleasant for passengers is when the delay is informed suddenly and not explained in detail to the passenger, which results in the passenger having to wait a long time and there is no certainty from the airline and in the end, passengers experience huge losses because of this.This research aims to determine and analyze the form of responsibility of Wings Air aviation business actors regarding delays in Wings Air aircraft flight schedules in Ketapang Regency, to reveal the factors causing delays in Wings Air aircraft flight schedules in Ketapang Regency and to reveal efforts that can be made by consumers towards flight services in cases of delays in Wings Air aircraft flight schedules in Ketapang Regency. The legal research methods used in this research are empirical legal research methods and descriptive research.The results of this research are that the airline has not fully carried out its obligations due to delays caused by sudden technical factors so that it is not possible to distribute compensation for time constraints so it is feared that this will prolong the flight delay Keyword : Delay, Flight, PT. Wings Air Abstrak Sarana transportasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu contohnhya yakni masyarakat Ketapang yang akan pergi ke Kota Pontianak memerlukan sarana transportasi publik .Salah satu layanan transportasi yang sering dan diminati oleh masyarakat di Kabupaten Ketapang yaitu transportasi udara karena dikenal lebih cepat dan lebih terjamin keamanannya. Transportasi tersebut yaitu pesawat dari maskapai penerbangan PT. Wings Air. Ada satu kendala yang banyak dikeluhkan oleh konsumen Wings Air terutama wilayah Ketapang, yakni terkait keterlambatan jam terbang. Hal yang kurang menyenangkan bagi pihak penumpang adalah dimana keterlambatan tersebut diinformasikan secara mendadak dan tidak dijelaskan secara detail kepada penumpang, yang mengakibatkan penumpang harus menunggu lama dan tidak adanya dari kepastian maskapai pihak penerbangan dan pada akhirnya dialami kerugian besar penumpang karena terjadinya hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalis bentuk pertanggungjawaban pelaku usaha penerbangan Wings Air terhadap keterlambatan jadwal penerbangan pesawat Wings Air di Kabupaten Ketapang, mengungkapkan faktor penyebab terjadinya keterlambatan jadwal penerbangan pesawat Wings Air di Kabupaten Ketapang dan mengungkapkan upaya yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap jasa penerbangan dalam kasus keterlambatan jadwal penerbangan pesawat Wings Air di Kabupaten Ketapang. Metode Penelitian Hukum yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu Hukum Empiris dan menggunakan Sifat Penelitian Deskriptif. Hasil Penelitian yang didapat bahwa PT Wings Air Ketapang belum sepenuhnya melaksanakan Tanggung Jawabnya dikarenakan adanya keterlambatan yang disebabkan faktor teknis yang mendadak sehingga tidak memungkinkan untuk membagikan kompensasi atas keterbatasan waktu sehingga dikhawatirkan akan memperpanjang waktu keterlambatan penerbangan tersebut dan upaya yang dilakukan oleh pihak maskapai yaitu dengan memberikan kompensasi setiba nya penumpang di tempat tujuan. Kata Kunci : Keterlambatan, Penerbangan, PT. Wings Air