Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Kran Air Wudlu Otomatis Dengan Menggunakan Mikrokontroler (TM) MRT-100 Darminto; Anang Efendi; Dwi Wibowo; Sanyoto
Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP) Vol. 1 No. 02 (2023): Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi khususnya bidang elektro yaitu sensor dan transduser merupakan komponen penting yang umum dijumpai dalam berbagai peralatan embedded modern yang nampaknya semakin mengepung kehidupan kita. Disadari atau tidak kita sebenarnya hampir setiap hari pasti berhubungan dengan komponen ini. Banyak sekali yang dicapai pada bidang ini kita jumpai, baik dari segi teknologi maupun dari segi fungsi. Perkembagan teknologi sensor dan tranduser saat ini adalah miniaturisasi sensor kedalam bentuk IC (dikenal dengan istilah Micro elektomechanical Sensor) serta digitalisasi pengelolaan output sensor. Dengan melihat perkembangan yang begitu pesat pada bidang sensor dan transduser tersebut maka pada tugas akhir ini kami merancang dan mengimplementasikan kran otomatis dengan menggunkan mikrokontroler (TM) MRT-100 dan sensor inframerah. Dalam perancangan dan implementasinya dimulai dari perencanaan perangkat keras (hadrware) dan perangkat lunak (software). Untuk perancangan perangkat keras dimulai dari perancangan diagram prinsip kerja kran otomatis, perancangan rangkaian sensor, cara kerja sensor cahaya, perncanaan PLC, kemudian untuk perancangan perangkat lunak kita mengembangkan perangkat yang sudah ada yaitu pada IR Remote Signal Tester. Untuk basis pengelolaan mikrokontroler berisi pengkodean aksi yang harus dilakukan berdasarkan informasi dari sensor. Hasilnya memperlihatkan bahwa mikrokontroler mampu menggerakan relay dengan ketentuan jarak sensor maksimal 100cm, sehingga mikrokontroler mampu menggerakkan kran pompa air secara otomatis sehingga pelayanan jamaah bisa efektif tetapi secara matrial biaya lebih besar.
Analisis Dampak Persentase Sanitasi Dan Sumber Air Minum Terhadap Penyakit Di Jawa Timur Ardath Prahara Setyan; Muhammad Jamal; Widodo; Sanyoto
Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP) Vol. 2 No. 01 (2024): Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sanitasi dan akses air bersih terhadap kasus penyakit di Provinsi Jawa Timur. Latar belakangnya didasarkan pada kebutuhan akan infrastruktur sanitasi dan air bersih yang memadai untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan menggunakan data dari Badan Pusat Statistik, analisis dilakukan dengan teknik visualisasi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif antara persentase akses sanitasi dan air bersih dengan jumlah kasus penyakit tertentu seperti diare, pneumonia, TB paru, dan DBD. Persentase akses sanitasi dan air bersih di daerah perkotaan cenderung lebih rendah daripada daerah kabupaten. Korelasi antara akses sanitasi dan air bersih dengan kasus penyakit berkisar antara -0.13 hingga -0.35. Temuan ini menyoroti urgensi pembangunan infrastruktur sanitasi dan air bersih yang lebih baik untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Provinsi Jawa Timur.
GRANTED EXCEPTION DUE TO THE NEGATIVE STATEMENT IN PETITION AS AN EFFORT TO ENSURE LEGAL CERTAINTY IN INDONESIA: EKSEPSI SEBAGAI AKIBAT DARI PERNYATAAN NEGATIF DALAM PERMOHONAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM DI INDONESIA Listyani, Ajeng Aditya; Antonius Sidik Maryono; Sanyoto
ADHAPER: Jurnal Hukum Acara Perdata Vol. 11 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Asosiasi Dosen Hukum Acara Perdata (ADHAPER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36913/adhaper.v11i02.12

Abstract

Dispute resolution through the courts is carried out by filing a lawsuit against the party. The lawsuit is filed with the intention of obtaining legal protection for the rights of one party and forcing the other party to fulfill their obligations after the mediation process has failed. The lawsuit has to fulfill the formal and material requirements, including the formulation of the petition. The petition should not have a negative sentences structure and have to meet the formal requirements for the drafting of a petition. A negative petition gives the other party the opportunity to file an exception of lawsuit. This research was normative juridical research with analytical descriptive specifications. This research used a statutory approach and a case approach. The data used was secondary data with primary and secondary legal materials obtained from literature studies. The primary legal material is laws and regulations. Secondary legal materials are in the form of literature. The data was collected by the literature study method. The data was presented with normative text and analyzed with qualitative normative methods to obtain conclusions. The results of the study show that for petition that have negative sentences structure, the defendant can file an exception to the lawsuit and the legal consequence is that the lawsuit is declared Niet Onvankelijke Verklaard.