Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI KALANGAN SISWA Derek, Stefani Valentina Putri; Audita, Sindy; Rahayu, Elsa Dwi; Nurhidayat, Febri
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i3.6545

Abstract

ABSTRACT The rapid advancement of digital technology has transformed the paradigm of modern education, making digital literacy a fundamental competency that students must acquire. As agents of change, teachers play a strategic and multifaceted role in facilitating the development of students' digital literacy through various innovative approaches. This study comprehensively examines the role of teachers in enhancing students' digital literacy, identifying effective strategies, implementation challenges, and applicable solutions. The research was conducted using a qualitative approach with a descriptive-analytical literature review method, drawing on sources from indexed journals, books, and policy documents. Data were analyzed thematically and validated through source triangulation. The findings reveal that teachers hold five primary roles: as facilitators of digital learning, role models for responsible technology use, curators of quality digital content, critical guides in evaluating information, and collaborators in developing digital projects. The success of improving students' digital literacy largely depends on teachers' digital competencies, infrastructure support, institutional commitment, as well as sustained collaboration and strategies that generate transformational impact in education. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital yang pesat telah mengubah paradigma pendidikan modern, di mana literasi digital menjadi kompetensi fundamental yang harus dikuasai siswa. Guru sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dan multifaset dalam memfasilitasi pengembangan literasi digital siswa melalui berbagai pendekatan inovatif. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif peran guru dalam meningkatkan literasi digital siswa, mengidentifikasi strategi efektif, tantangan implementasi, dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur deskriptif-analitis, menggunakan sumber dari jurnal terindeks, buku, dan dokumen kebijakan. Data dianalisis secara tematik dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki lima peran utama: sebagai fasilitator pembelajaran digital, model penggunaan teknologi yang bertanggung jawab, kurator konten digital berkualitas, pembimbing kritis dalam evaluasi informasi, dan kolaborator dalam pengembangan proyek digital. Keberhasilan peningkatan literasi digital siswa sangat bergantung pada kompetensi digital guru, dukungan infrastruktur, komitmen institusional, serta kolaborasi dan strategi berkelanjutan yang menciptakan dampak transformasional dalam dunia pendidikan.
ANALISIS KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI TIMUR TENGAH BERDASARKAN HUKUM ISLAM Derek, Stefani Valentina Putri; Kamila, Farah Maulidiya; Audita, Sindy; Arifah, Siti Nurul; Wenda, Delo; Wijaya, Tri Abdi; Triwahyuni, Eges
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9970

Abstract

This study aims to examine the dynamics of women's leadership in the Middle East from the perspective of Islamic law by highlighting the interplay between historical, normative, and social dimensions. This research employs a qualitative approach through library research, utilizing relevant academic sources analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that women's leadership in Islam is not rigid but evolves contextually in response to socio-political conditions. Historically, women have had opportunities to assume leadership roles under certain circumstances, while normatively, scholars hold diverse interpretations regarding its legitimacy. Socio-cultural factors, particularly patriarchal values, remain significant barriers to women’s leadership. Nevertheless, contemporary developments demonstrate increasing female participation in public spheres, supported by individual competence and shifting societal perspectives. This study concludes that women's leadership in Islam should be understood through an integrative framework that considers public benefit, justice, and ongoing social transformation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika kepemimpinan perempuan di kawasan Timur Tengah dalam perspektif hukum Islam dengan menekankan keterkaitan antara aspek historis, normatif, dan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam tidak bersifat statis, melainkan berkembang secara kontekstual sesuai dengan kondisi sosial dan politik. Secara historis, perempuan memiliki peluang untuk memegang kekuasaan dalam situasi tertentu, sementara dalam aspek normatif terdapat perbedaan interpretasi di kalangan ulama mengenai legitimasi kepemimpinan perempuan. Di sisi lain, faktor sosial budaya seperti dominasi nilai patriarki masih menjadi kendala dalam implementasinya. Namun demikian, perkembangan kontemporer memperlihatkan peningkatan partisipasi perempuan dalam ruang publik yang didukung oleh kompetensi individu dan perubahan paradigma masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam perlu dipahami secara integratif dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan, keadilan, serta dinamika sosial yang terus berkembang.