Limbah rumah tangga merupakan salah satu bentuk limbah padat yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari di rumah, seperti sisa makanan, kemasan, kertas, plastik, dan bahan organik lainnya. Meskipun sering dianggap sebagai masalah sepele, limbah rumah tangga memiliki dampak lingkungan yang signifikan jika tidak dikelola dengan baik. Sampah plastik dapat diolah lagi menjadi sesuatu yang berguna tentunya, salah satu cara mengolah limbah plastik yang baik dan benar dengan diolah menjadi bahan bakar cair yaitu dengan metode pirolisis. Pirolisis merupakan proses termokimia yang digunakan untuk mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai lebih tinggi, seperti minyak, gas, dan arang, melalui pemanasan tanpa oksigen atau dengan oksigen yang sangat terbatas. Proses ini tidak hanya mengurangi volume plastik yang mencemari lingkungan, tetapi juga menghasilkan energi dan produk berguna. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mengambil referensi jurnal dalam database Scopus dan SINTA untuk melakukan tinjauan literatur sistematis dan ekstraksi data ilmiah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa proses pirolisis merupakan solusi dalam pengelolaan limbah rumah tangga karena dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah rumah tangga karena proses pirolisis menghasilkan tiga produk utama yaitu minyak, gas, dan arang. Produk tersebut memiliki nilai ekonomis dan dapat digunakan untuk energi atau bahan baku industry. Namun, efektivitasnya bergantung pada kontrol terhadap kualitas bahan baku dan pengelolaan emisi yang dihasilkan selama proses. Secara keseluruhan, pirolisis memiliki potensi untuk menjadi solusi jangka panjang yang efektif dalam mengelola limbah rumah tangga, mengurangi polusi, dan menghasilkan energi alternatif yang dapat dimanfaatkan kembali.