Risnawati, Risnawati
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH METODE QIRA’ATI DAN METODE TAHSIN TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SMAN 11 MANDAU DURI Yanti, Yurna; Risnawati, Risnawati; Asmuri, Asmuri
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.23770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Qira'ati dan metode Tahsin terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an siswa kelas X di SMA Negeri 11 Mandau Duri. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, di mana dari 59 siswa hanya 14 siswa (23,7%) yang mampu membaca dengan baik, sementara 45 siswa lainnya mengalami kesulitan dalam aspek kelancaran, ketepatan makhorijul huruf, dan penerapan hukum tajwid. Kondisi ini mendorong pihak sekolah untuk mengimplementasikan pendekatan pembelajaran yang lebih terstruktur dan sistematis melalui metode Qira'ati dan Tahsin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 59 siswa, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pembelajaran dilaksanakan secara personal, di mana guru membimbing siswa satu per satu dengan fokus pada perbaikan kemampuan individual. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan membaca Al-Qur'an yang mencakup aspek kelancaran, ketepatan makhorijul huruf, dan penerapan hukum tajwid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kombinasi kedua metode ini memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Siswa mengalami perkembangan positif dalam kemampuan membaca dengan peningkatan konsistensi latihan dan kemampuan individual. Metode Qira'ati dengan fokus penggunaan panduan bertahap dan metode Tahsin yang menekankan perbaikan kualitas bacaan secara mendalam terbukti efektif meningkatkan kompetensi siswa dalam membaca Al-Qur'an, khususnya dalam aspek kelancaran, ketepatan, dan pemahaman hukum-hukum tajwid.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL DAN PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN TERHADAP KEDISIPLINAN SANTRI DI PONPES BIDAYATUL HIDAYAH ROHIL Putra, Syahriwal; Risnawati, Risnawati; Yeli, Salmaini
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27961

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan terhadap kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Rokan Hilir, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi efek interaksi antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain eksperimental faktorial melalui analisis Two Way ANOVA. Sampel dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dari seluruh santri aktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik inferensial setelah memenuhi uji prasyarat normalitas, homogenitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan santri secara parsial. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh sangat signifikan terhadap kedisiplinan santri, mengindikasikan bahwa kedua faktor mampu menjelaskan sebagian besar varians kedisiplinan. Temuan penting lainnya adalah adanya efek interaksi signifikan antara lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan, membuktikan bahwa keduanya tidak hanya berpengaruh secara aditif, tetapi saling memoderasi dan memperkuat. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan model pembinaan karakter berbasis integrasi dimensi sosial dan spiritual di pesantren.