Manufa, Saldan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Muhammadiyah's Eco Bhinneka Movement: An Interfaith Collaborative Action For Environmental Conservation Manufa, Saldan
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v10i1.10846

Abstract

Penelitian ini menyelidiki tentang gerakan Eco Bhinneka Muhammadiyah, aksi kolaborasi antar agama untuk pelestarian lingkungan. Pentingnya topik penelitian ini bahwa problem lingkungan yang dialami oleh negara Indonesia, terkhusus daerah-daerah atau provinsi di Indonesia semakin meningkat dan memerlukan perhatian khusus untuk meminimalisir krisis lingkungan yang terjadi seperti pencemaran air laut dan penumpukan sampah di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory agar dapat memahami peristiwa-peristiwa sosial dengan menggambarkan fenomena krisis lingkungan yang terjadi dengan detail dan komprehensif. Pengumpulan data melalui wawancara sebagai data primer. Sedangkan sebagai data sekunder dari penelitian ini yaitu buku-buku, artikel, berita, gambar dan grafik. Analisis data yang dilakukan dengan cara menyiapakan data-data, mereduksi dan memilih data yang berkolerasi dengan topik penelitian, mengorganisasi hasil data wawancara, buku, artikel, gambar, grafik, dan berita serta memaparkan secara deskriptif di dalam hasil dan pembahasan pada penelitian ini. Argumentasi utama dalam penulisan ini adalah dengan adanya gerakan kolaborasi antara beberapa penganut keagamaan dalam memberikan perhatian atas krisis lingkungan dapat memudahkan meminimalisir problem ekologi. Hasil penelitian menunjukan aksi kolaboratif dalam pelestarian lingkungan melalui program-program antar agama yaitu membangun kesadaran akan bahayanya sampah, sosialisasi, kampanye, gerakan pungut sampah, bersih-bersih sampah di pantai dan membingkai keberagaman dan menyatukan antar agama dalam menyikapi krisis lingkungan menjadi langkah solutif untuk pelestarian lingkungan.