Stres dan kecemasan adalah masalah psikologis yang umum ditemukan di masyarakat. Terapi musik adalah metode pengobatan yang menggunakan musik sebagai alat untuk mengurangi stres dan kecemasan. Beberapa teori telah diajukan sebagai dasar penggunaan terapi musik, seperti teori Gestalt dan teori kognitif-behavioral, yang menjelaskan bahwa terapi musik dapat membantu meredakan kecemasan dan stres dengan memanipulasi persepsi individu terhadap lingkungan sekitarnya dan mengubah pola pikir individu melalui pengalaman mendengarkan musik yang menenangkan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan terapi musik efektif mengurangi stres dan kecemasan, seperti penelitian yang dilakukan oleh Abdul Gofir pada tahun 2017-2021 menemukan bahwa terapi musik berhasil menurunkan tekanan darah pada pasien stroke. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan efektivitas terapi musik secara lebih empiris dan memperjelas mekanisme yang terlibat dalam pengurangan stres dan kecemasan yang dilakukan oleh terapi musik. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pentingnya terapi musik sebagai alternatif pengobatan yang efektif untuk mengurangi stres dan kecemasan serta perlunya lebih banyak penelitian untuk meningkatkan pemahaman tentang efektivitas dan mekanisme terapi musik.