Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Permasalahan Lingkungan dan Usulan Pengaplikasian Cleaner Production di Industri Kertas Nisa Isrofi
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.388

Abstract

PT. ABC merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan pulp dan kertas. Industri pulp dan kertas membutuhkan banyak komsumsi air tawar. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pembuangan limbah kimia beracun yang berakibat dalam masalah lingkungan dan kesehatan jangka panjang. Kerugian nyata dari permasalahan tersebut dapat dilihat dari sektor lingkungan, sosial, dan ekonomi. Salah satu alternatif untuk mengatasi dampak lingkungan adalah konsep cleaner produc-tion (CP). CP tidak hanya melindungi lingkungan dan kesehatan manusia, tetapi juga meningkatkan efisiensi ekonomi, daya saing dan profitabilitas perusahaan. Strategi ini dapat membawa keuntungan finansial dan ekonomi yang signifikan serta manfaat lingkungan di tingkat lokal dan global. Dalam paper berikut dibahas mengenai kondisi eksisting perusahaan kertas PT. ABC dengan environmental challenge analysis. Berdasarkan analisis tersebut akan dilakukan analisis fishbone diagram dan 5W1H untuk melihat dampak dan akibat yang ditimbulkan dan kemudian usulan perbaikan yang mengarah pada CP, dimana nantinya dianalisis benefit antara kondisi eksisting dan usulan perbaikan yang diberikan yang berdasarkan 3P yaitu Pollution, People, dan Profit. Analisis environmental challenge scan menunjukkan bahwa perusahaan ABC termasuk green growth company. Meskipun perusahaan sudah menerapkan beberapa contoh CP, tetapi masih belum ada keberlanjutan termasuk komitmen dalam keseluruhan individu di dalamnya. Penerapan CP yang mengacu pada green man-ufacturing tidak akan berdampak jika tidak diimbangi dengan keberlanjutan penerpannya. Beberapa usulan penerapan CP juga dilakukan analisis untuk benefit dan juga triple bottom line. Analisis triple bottom line berupa keuntungan lingkungan dari proses usulan yang diberikan untuk aspek pollution, profit dan people.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Kegiatan Bongkar Muat Besi dengan Metode HIRA di Proyek Pembangunan Gapura , Diah Ayu Styaningrum; Ivon Nadhia Aisyah; Ramadani, Ameliya; Nisa Isrofi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas bongkar muat besi pada pekerjaan pembangunan gapura memiliki tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi akibat keterbatasan area kerja, kondisi peralatan angkat yang tidak optimal, serta praktik kerja yang belum sepenuhnya terstandarisasi. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis metode Hazard Identification Risk Assement (HIRA). Metode ini diterapkan melalui tahapan identifikasi bahaya, penilain risiko secara kuantitatif, dan memberikan rekomendasi pengendalian. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahaya utama meliputi risiko material jatuh, pekerja tertimpa beban, serta penggunaan peralatan kerja yang tidak layak. Beberapa aktivitas dikeategorikan memiliki tingkat risiko tinggi hingga ekstem, khususnya pada proses pengangkatan menggunakan chain block dan pekerjaan yang dilakukan di ketinggian. Upaya pengendalian risiko direkomendasikan melalui peningkatan teknis, perawatan peralatan secara berkala, reorganisasi area kerja, penyempurnaan prosedur kerja, dan peningkatan pengawasan penggunaan alat pelindung diri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan penanganan material konstruksi.