Maulinda, Desna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus Maulinda, Desna
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 9 No. 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v9i1.92

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga.Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderita Diabetes Melitus dan mencegah komplikasi. Seseorang dikatakan patuh apabila melakukan pemeriksaan kadar gula darah, konseling tentang Diabetes Melitus dan pengambilan obat minimal sekali dalam satu bulan pada tiga bulan terakhir.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan teknik pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Kontrol Rutin.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderitayang sedang menjalani pengobatan ke puskesmas Mon Geudong Kota Lhokseumawe dari periode Februari hingga Juli 2022 berjumlah 192 penderita.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang.Alat ukur yang digunakan kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah analisa univariatdan bivariat.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita Diabetes Melitus dengan P-value sebesar 0,000<α = 0,05.Diharapkan bagi penelitian selanjutnya untuk mencari faktor lain yang memiliki hubungan dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita Diabetes Melitus seperti pendidikan, pengetahuan, usia, dan modifikasi lingkungan.