Latar Belakang: Koperasi harus memperhatikan kinerja keuangannya dengan memperhatikan tingkat rasio keuangannya. Dengan tingkat rasio keuangan yang baik, koperasi juga bisa mendapatkan gelar koperasi sehat. Tujuan: Penelitian yang akan dilakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana hubungan antara rasio keuangan (likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan efektivitas) terhadap kesehatan koperasi perempuan di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non-eksperimental, yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Paradigma penelitian ini adalah positivisme yang memandang bahwa fenomena atau gejala dapat diukur. Kesehatan koperasi berdasarkan rasio keuangan akan diukur sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 06.Per/M.KUKM/2006. Untuk mengetahuinya, hubungi variabel peneliti menggunakan pengujian hipotesis dengan bantuan Paket Statistik untuk Ilmu Sosial. Hasil Penelitian: Penilaian kesehatan koperasi berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efektivitas koperasi perempuan di Kabupaten Rejoso, Kabupaten Nganjuk periode 2019-2021 mengalami peningkatan dan penurunan yang signifikan dan dari hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa sebagian rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efektivitas berpengaruh pada Koperasi Wanita di Kabupaten Rejoso periode 2019-2021. Secara simultan, Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas dan Aktivitas Mempengaruhi Kesehatan Koperasi Perempuan di Kabupaten Rejoso, Kabupaten Nganjuk periode 2019-2021. Variabel lain menjelaskan rasio keuangan (likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan efektivitas) sebesar 50,8% terhadap kesehatan koperasi perempuan di Kabupaten Rejoso, dan 49,2% sisanya. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini berkontribusi secara teoritis terhadap pengembangan ilmu pengetahuan terkhusus pada pengaruh rasio keuangan terhadap kesehatan koperasi.