Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Penyuluhan Pemasaran Digital UMKM Menggunakan Facebook Ads di Kabupaten Bandung ., Erislan; Levyda
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i2.303

Abstract

Facebook merupakan jejaring sosial yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan lebih dari satu miliar pengguna dunia dan 100 juta lebih pengguna Indinesia baik melalui perangkat desktop maupun seluler. Sebagai raja jejaring sosial, target audiens dari konsumen potensial perusahaan hampir pasti ada di sana. Facebook sangat efektif untuk membangun merek, dan memasarkan produk, informasi pembelian dam lain sebagainya. Beberapa pemilik UMKM yang berhasil mungkin telah mengetahui apa itu Facebook Ads dan bagaimana cara menggunakannya. Istilah Facebook Ads dewasa ini semakin banyak di bahas oleh praktisi baik itu cara menggunakannnya maupun trik-trok agar penggunaan Facebook maksimal. Semakin sering dirasakan dampaknya dan menjadi bagian penting dari lancarnya suatu bisnis, maka tools-tools yang dapat dimanfaatkan akan semakin berkembang. Saat ini Facebook Ads menjadi salah satu kelas khusus pelatihan yang dijalankan oleh beberapa ahli marketing, khususnya kursus pemasaran media sosial menggunakan Facebook. Sebagai pemilik UMKM pada era digital saat ini, ada baiknya memahami tentang apa itu Facebook Ads dengan jelas dan lengkap. Mengingat pengguna Facebook seperti yang dikemukakan di atas, sehingga Facebook Ads saat ini telah menjadi bagian penting dari pemasaran yang tidak bisa terhindarkan dan akan memberikan banyak manfaat untuk usaha.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan Komunitas terhadap Loyalitas Anggota Komunitas melalui Motivasi sebagai Variabel Mediasi pada Komunitas Backpacker Jakarta Astori, Andi; Levyda
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.7040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Komunitas Terhadap Loyalitas Anggota Komunitas Melalui Motivasi Sebagai Variabel Mediasi. Sesuai dengan tujuan dibentuknya komunitas ini yaitu menyatukan masyarakat yang mencintai tanah air, peduli terhadap pariwisata, sosial, budaya, agama, olahraga, pendidikan, dan kesehatan dalam satu komunitas. Sedangkan usaha-usaha dari kegiatan komunitas ini sendiri agar tetap berjalan sesuai dengan tujuan pembentukannya adalah melakukan berbagai aktivitas seperti memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Indonesia, menumbuhkan rasa cinta pada wisata alam dan budaya Indonesia, meningkatkan kreativitas dan aktivitas yang positif, melakukan kegiatan bakti sosial dengan tema yang beragam, membentuk jiwa kepemimpinan dan entrepreneurship, serta bekerja sama dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta untuk pengumpulan dana kegiatan serta menjalankan segala kegiatan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 138 anggota aktif BPJ yang memenuhi kriteria tertentu. Variabel kepemimpinan meliputi kepemimpinan tanpa hierarki, boundary spanning, ruang aman dan manajemen komunitas. Variabel motivasi meliputi motivasi eksternal (timbal balik, reputasi) dan modal sosial (keterhubungan sosial, kepercayaan, dan tujuan bersama). Variabel loyalitas terdiri atas sikap terhadap layanan komunitas, rasa memiliki terhadap komunitas, dan perilaku berbagi pengetahuan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjelaskan pengaruh signifikan dari motivasi terhadap loyalitas anggota komunitas. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana kepemimpinan membentuk motivasi dan keterikatan jangka panjang di komunitas sosial seperti BPJ yang berbasis kesukarelaan sehingga eksistensi serta tujuan terbentuknya komunitas ini tetap bertahan dan meningkat baik dari segi kualitas hingga manfaatnya, tidak hanya bagi pengurus, namun bagi anggota dan masyarakat.