Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialektika Usaha Pertambangan Dengan Prostitusi di Kawasan Belitung Timur Iqbal Sukarno, Raihan Muhammad; Hisbullah, Buya Al Kahfi; Cantona, Rian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prostitusi merupakan salah satu gejala sosial laten yang terdapat di Belitung Timur, terkhusus di kawasan pertambangan. Berkembangnya prostitusi selain menimbulkan resiko kesehatan, juga menyebabkan permasalahan sosial dan mengganggu ketentraman masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode empiris, melalui wawancara dan observasi lapangan serta pendekatan analisis studi kasus untuk mengelaborasi dialektika pertambangan dengan prostitusi di Belitung Timur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas pertambangan mempengaruhi perkembangan prostitusi dengan menjadikan aglomerasi pekerja pendatang di kawasan pertambangan, yang juga disertai dengan penyediaan layanan prostitusi disejumlah tempat hiburan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi berkembangnya prostitusi di kawasan pertambangan Belitung Timur, diantaranya faktor substansi hukum yang memiliki celah bagi PSK dan pemakai, struktur penegakan hukum yang belum memadai, dan budaya masyarakat yang cenderung permisif dan tidak resisten terhadap prostitusi. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran komprehensif terkait dengan pengaruh pertambangan terhadap prostitusi di kawasan tambang timah Belitung Timur, sehingga menjadi pedoman dalam pembuatan kebijakan oleh pemerintah dan penegak hukum.
Dynamics of customary land disputes and implementation of indigenous peoples' rights: a systematic study in the perspective of indonesian agrarian law Cantona, Rian
Legal Frontier Vol. 1 No. 1 (2025): January: Law
Publisher : Yayasan Cinta Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Customary land disputes are an agrarian problem that continues to occur in Indonesia due to the unsynchronization between customary law and state law. Although the Basic Agrarian Law (UUPA) and several Constitutional Court decisions have recognized the rights of indigenous peoples to customary land, its implementation still encounters various obstacles. This study aims to analyze the main causal factors of customary land disputes and evaluate the effectiveness of existing regulations and settlement mechanisms. Using a systematic literature review method, this research examines various legal, social, economic and political aspects that influence the dynamics of customary land conflicts in Indonesia. The results show that unsynchronized regulations, weak law enforcement, and investment and development interests are the main factors that trigger conflicts between indigenous peoples, the government, and the private sector. In addition, the lack of legal protection mechanisms for indigenous peoples causes them to often experience evictions and criminalization when defending their customary land rights. The study also highlights more effective dispute resolution models, including strengthening the role of customary institutions, implementing Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) mechanisms, and establishing independent institutions to deal fairly with agrarian conflicts