Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resiliensi Pada Remaja Dengan Latar Belakang Keluarga Broken Home Purnama Devi, Ni Putu Lilis; Tobing, David Hizkia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.8586

Abstract

Remaja yang berasal dari keluarga broken home memiliki ketahanan mental yang terbilang rendah. Perasaan sedih dan kehilangan akibat kondisi keluarganya membuat remaja rentan mengalami stres. Oleh karena itu, remaja broken home harus memiliki kemampuan resiliensi untuk bangkit dari keterpurukannya. Penyusunan literature review ini bertujuan untuk membahas mengenai gambaran resiliensi, faktor yang membentuk resiliensi, karakteristik resiliensi, serta fase yang dilalu remaja broken home untuk menjadi individu yang resilien. Literature review ini disusun dengan pengkajian literatur deskriptif dengan menggunakan 8 literatur yang didapat melalui google schoolar. Kriteria inklusi dalam penyusunan literature review ini yaitu literatur dengan topik resiliensi pada remaja (10-22 tahun) dengan latar belakang keluarga broken home tahun sehingga didapatkan gambaran resiliensi yang ditinjau dari tujuh aspek resiliensi, yaitu empati, efikasi diri, optimisme, regulasi emosi, pengendalian impuls, reaching out, dan analisis penyebab masalah. Dalam mencapai resiliensinya remaja melalui beberapa fase, yaitu fase succumbing, fase survival, fase recovery, dan fase thriving. Terdapat lima tema karakteristik remaja broken home, yaitu stabilitas emosional, karakteristik spiritual/motivasional, kemampuan sosial dan tingkah laku, kemampuan kognitif, serta physical well-being dan kemampuan fisik. Serta dalam mencapai resiliensinya remaja didukung oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan eksternal.