Penelitian ini mengkaji mengenai konsep nilai dan prinsip derivatif dalam ekonomi Islam melalui telaah teoritis dan praktis yang mendalam. Penelitian ini menjelaskan pentingnya memahami nilai-nilai dasar dalam Islam, seperti kepemilikan, keadilan, keseimbangan, kebebasan, dan kebersamaan, yang menjadi fondasi utama dalam membangun teori ekonomi Islam yang berbeda dengan ekonomi konvensional. Dari nilai-nilai tersebut, dikembangkan prinsip derivatif seperti kepemilikan multijenis, kebebasan bertindak, dan keadilan sosial yang menjadi ciri khas sistem ekonomi Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan dan menganalisis hubungan antara nilai-nilai dasar Islam dan prinsip derivatif dalam membentuk sistem ekonomi Islam yang berkeadilan dan beretika. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan dengan nilai-nilai dasar dan prinsip derivatif dalam ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dasar Islam tidak hanya menjadi pijakan moral, tetapi juga membentuk proposisi ekonomi yang aplikatif, sementara prinsip derivatif berfungsi sebagai pilar operasional dalam sistem ekonomi Islam. Konsep akhlak menjadi payung utama yang memayungi seluruh nilai dan prinsip, menegaskan bahwa tujuan utama ekonomi Islam adalah penyempurnaan akhlak manusia dalam aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, konsep nilai dan prinsip derivatif dalam ekonomi Islam saling melengkapi dan menjadi fondasi integral untuk membangun sistem ekonomi yang tidak hanya efisien tetapi juga adil dan beretika sesuai dengan ajaran Islam. Implementasi prinsip-prinsip ini menawarkan alternatif solusi yang holistik dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.