Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Fasilitas, SDM, dan Sistem Pembinaan Atlet di Kota Tangerang Ramadan, Dikdik Najmu; Diana, Wulan Azva; Irsyad, Naufallathuf Yaquttul; Fathannisa, Tuliss Bial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen fasilitas olahraga, kualitas sumber daya manusia dan system pembinaan atlet di Kota Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah pelatih, pengurus KONI, dan atlet, lokasi pengambilan data dilakukan di Kota Tangerang. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara pengamatan/observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kota Tangerang memiliki komitmen yang kuat dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional dan berkelanjutan. Fasilitas olahraga yang tersedia, baik dalam skala kota maupun yang telah memenuhi standar provinsi dan nasional. Sumber daya manusia olahraga Kota Tangerang terdiri dari atlet-atlet berbakat, pelatih bersertifikasi, dan pengurus yang aktif dalam mengembangkan potensi lokal. Program pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan pemerintah daerah bersifat berjenjang, terarah, serta mencakup dukungan non-teknis seperti beasiswa pendidikan dan kesejahteraan atlet.
Sosialisasi Hadang Prestasi: Transformasi Olahraga Tradisional bagi Pegiat di Provinsi Banten: Hadang Prestasi Socialization: Transforming Traditional Sports for Enthusiasts in Banten Province Ramadan, Dikdik Najmu; Diana, Wulan Azva; Zubaida, Ida; Dhani, Danang Prama; Anugrah, Sendy Mohamad; Triprayogo, Rian; Aqobah, Qory Jumrotul; Irsyad, Naufallathuf Yaquttul; Fathannisa, Tuliss Bial
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.969

Abstract

Kegiatan sosialisasi transformasi olahraga tradisional Hadang menjadi Hadang Prestasi yang ditujukan bagi para pegiat dan penggemar olahraga Hadang di Provinsi Banten merupakan langkah strategis untuk melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya lokal menjadi cabang olahraga yang kompetitif. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi atau ceramah, diskusi, demonstrasi Hadang Prestasi, serta pelaksanaan pre-test dan post-test terkait aturan permainan. Sasaran kegiatan ini adalah para pegiat dan penggiat olahraga Hadang serta guru olahraga di wilayah Provinsi Banten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap peraturan Hadang Prestasi, dari 80% menjadi 98,3%. Sosialisasi ini berperan sebagai penghubung antara bentuk permainan tradisional yang bersifat rekreatif dengan format kompetisi yang menuntut latihan terstruktur, intensitas tinggi, serta fokus pada peningkatan kemampuan fisik spesifik. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar para pegiat Hadang di Banten tidak hanya menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga memahami regulasi baru dan mampu menjadikan olahraga ini sebagai ajang berprestasi bagi daerah, selaras dengan visi pemerintah dalam mengangkat olahraga tradisional ke tingkat prestasi
A descriptive study on the utilization of recovery methods in reducing doms symptoms post-intensive training Anugrah, Sendy Mohamad; Triprayogo, Rian; Fathannisa, Tuliss Bial; Ramadan, Dikdik Najmu; Irsyad, Naufallathuf Yaquttul; Diana, Wulan Azva; Nuryadin, Arief
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1 (2026): In Press: Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v9i1.104521

Abstract

Background. Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) is a common condition following intensive exercise, characterized by muscle pain, reduced range of motion, and increased inflammation, which can disrupt the continuity of physical activity. Although various recovery methods have been developed, a gap remains between scientific effectiveness and actual usage in practice. Objectives. This study aims to describe usage patterns and perceived effectiveness of recovery methods for alleviating DOMS symptoms, as well as to evaluate recovery duration experienced by physically active individuals. Methods. Using a descriptive quantitative approach with a cross-sectional survey design, data were collected through an online questionnaire from 60 respondents aged 18–34 years who exercised at least three times a week and had experienced DOMS in the past three months. The data were analyzed descriptively through frequency distribution and mean scores. Results. Results showed that active stretching was the most frequently used method (33%), whereas massage therapy was perceived as the most effective (mean score 4.5/5.0) and provided the fastest recovery (1 day). Supplements and cryotherapy demonstrated moderate effectiveness but had lower usage rates due to limited accessibility and awareness. Conclusion. The findings indicate a mismatch between the popularity of recovery methods and their physiological effectiveness, highlighting the importance of evidence-based education in selecting appropriate recovery strategies. This study contributes to the development of exercise physiology and training management practices and serves as a reference for designing more efficient and context-appropriate post-exercise recovery programs.