Laksono, Puji
Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS METODE PENERJEMAHAN DALAM MENERJEMAHKAN NOVEL REVOLUSI DI NUSA DAMAI KE REVOLT IN PARADISE Laksono, Puji
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 1 (2014): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v1i1.233

Abstract

Banyak metode yang dipakai seorang penerjemah. Metode itu menyesuaikan dengan kondisi yang ditemukan di lapangan. Seorang penerjemah tidak dapat hanya mengandalkan satu jenis metode. Bahkan untuk menerjemahkan satu kalimat seseorang dapat memakai beberapa metode. Pemakaian sebuah metode seringkali mempengaruhi makna yang ada dalam bahasa sumber. Dalam makalah ini akan dibahas berbagai metode yang dipakai dalam menerjemahkan sebuah novel dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan pengaruhnya terhadap makna.
METODE MASYARAKAT JAWA DALAM MENJAGA KEBERLANGSUNGAN KEKERABATANNYA (STUDI KASUS BANI SANRAJI DI MAGELANG) Laksono, Puji
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 3 (2014): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v1i3.268

Abstract

Di tengah merosotnya fungsi keluarga dalam menjaga kekerabatan anggota keluarganya, terdapat satu bani (keluarga besar) yang anngotanya tetap terjaga hubungannya. Bani tersebut adalah bani Hasanraji. Bani ini beranggotakan lebih dari dua ratus orang. Masing-masing anggota saling kenal dan bantu dalam banyak hal.Penelitian ini sangat penting dilakukan karena hasilnya dapat menjadi model bagaimana menjaga kehamonisan masyarakat Jawa dan Indonesia pada umumnya. Sekarang masyarakat sedang mengalami disintegrasi kekeluargaan. Perkelahian antar kampung, pelajar dan mahasiswa sering terjadi. Orang mudah tersulut emosi hanya karena perkara yang sepele. Sudah banyak kajian yang dilakukan namun sampai saat ini hasil belum memuaskan