Tidja, Mardiana L
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMAN 3 PALANGKA RAYA Tidja, Mardiana L; Lion, Eddy; Herianto, Herianto
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v5i1.107

Abstract

Profil Pelajar Pancasila ialah jati diri pelajar Indonesia yang berkompetensi dan perilakunya mencerminkan nilai-nilai Pancasila serta akan selalu senantiasa menjadi pelajar hingga akhir hayat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai toleransi di kalangan peserta didik SMAN 3 Palangka Raya. Tujuan dari penelitian ini (1) mengetahui peran guru dalam pembentukan profil pelajar Pancasila di SMAN 3 Palangka Raya (2) mengetahui pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila berkaitan dengan 6(enam) dimensi profil pelajar Pancasila (3) mengetahui pengimplementasian sikap toleransi di lingkungan SMAN 3 Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh peneliti dari wawancara. Pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan proposive sampling. Hasil penelitian ini guru dalam proses pembelajaran memiliki peran krusial dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila, sebagai pembimbing generasi penerus bangsa yang berpengaruh besar terhadap mutu peserta didik. Guru harus bersikap demokratis tanpa diskriminasi terhadap perbedaan agama peserta didik, dengan kepedulian tinggi terhadap kejadian-kejadian yang mereka alami. Pembelajaran diinterpretasikan sebagai pembentukan kompetensi dan karakter pribadi sesuai dengan 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila. Hasilnya, peserta didik di SMAN 3 Palangka Raya mampu bersatu tanpa memandang latar belakang agama, ras, atau suku, aktif dalam kegiatan keagamaan sekolah, dan berkembang dalam memperkuat kompetensi dan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Faktor pendukung dalam proses ini adalah kemampuan guru memilih metode yang tepat untuk kondisi pembelajaran yang kondusif dan mencapai tujuan Profil Pelajar Pancasila.