This Author published in this journals
All Journal MEMACE
Mursidin, Qodri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RELASI MAKNA ADJEKTIVA BAHASA SASAK DIALEK NGETO-NGETE(A-A) DI DESA TEBABAN Prawangsa, Ye’Aji; Mursidin, Qodri
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 1 (2023): MEMACE, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i1.661

Abstract

Penelitian dalam bahasa daerah perlu dilakukan,agar peran dan fungsi bahasa daerah dapat di pertahankan. Analisis relasi makna adjektiva dalam bahasa daerah merupakan bentuk pelestarian bahasa daerah,tujuan dari analisis ini untuk melestarikan dan memperkenalkan bahasa daerah dan mengetahui relasi maknanya.Relasi makna adjektiva sinonim dalam bahasa sasak dialek ngeto-ngete yang dijadikan fokus penelitian. Bahasa sasak memiliki banyak dialek diantaranya, dialek ngeno-ngene, dialek meno-mene, dialek ngeto-ngete dan dialek meriak-meriku. Namun penelitian ini akan di fokuskan pada dialek ngeto-ngete, alasan peneliti memilih dialek ini karna peneliti ingin melestarikan bahasa sasak dengan dialek ngeto-ngete. Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Metode di gunakan untuk menggambarkan keaadan di masyarakat desa Tebaban yang menggunakan bahasa Sasak dialek ‘ngeto-ngete’ sesuai dengan keadaan yang ada atau sesuai fakta yang ada. Hasil yang di dapatkan dalam penelitian ini yaitu; (1) sinonim dalam bahsa sasak dialek ngeto-ngete yang digunakan masyarakat desa Tebaban diperoleh kata inges sinonimnya tao dan ceket, belek sinonimnya gantar, lenge sinonimnya yakku. (2) Antonim dalam bahasa sasak dialek ngeto-ngete yang digunakan masyarakat desa Tebaban kata yang diperoleh; luik antonimnya ahkedik,berat antonimnya deang, inges antonimnya lenge, mahal antonimnya mudak.