Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Bedah Rumah di Desa Kampiri Kabupaten Soppeng Menggunakan Metode AHP Karanita, Karanita; Arman, Muhajir; Hersya, Wahyulis
Jurnal RISTER : Riset Sistem Cerdas Vol 2 No 1 (2025): Jurnal RISTER : Riset Sistem Cerdas
Publisher : Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti ini mengkaji dalam menentukan warga miskin yang layak menerima bantuan bedah rumah diadakan proses seleksi yang sangat ketat agar tidak salah pilih orang. Kesalahan dalam memilih orang yang tepat sangat besar dampaknya terhadap hasil seleksi. Karena menerima orang yang salah untuk memberikan bantuan akan menimbulkan masalah seperti keributan hasil keputusan bedah rumah.Penelitian ini Bertujuan untuk Untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Bedah Rumah di Desa Kampiri Kabupaten Soppeng menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) .aplikasi ini dibuat dengan menggunakan metode AHP program ini dibuat dengan berbasis web sehingga dapat diakses dan dimanfaatkan petugas desa dengan baik. Hasil implementasi Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Bedah Rumah di Desa Kampiri Kabupaten Soppeng menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) memberikan hasil penilaian penerima bantuan bedah rumah menjadi akurat dan cepat
Diagnosa Gangguan Mata pada Manusia Berbasis Web Menggunakan Metode Fuzzy Expert System Ismail, Ismail; Hersya, Wahyulis; Suhail, Muh. Ajwa
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v4i4.1356

Abstract

Ketersediaan layanan perawatan mata yang terbatas dan perbedaan subjektif dalam gejala menyoroti perlunya instrumen skrining dini yang mudah diakses. Studi ini menciptakan sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa masalah mata melalui logika fuzzy (Mamdani). Basis pengetahuan terdiri dari delapan penyakit umum dan tiga puluh gejala, masing-masing terkait dengan himpunan low, medium, dan high, beserta bobot pakar. Inferensi dilakukan melalui komposisi maks-min dan defuzzifikasi centroid untuk menghasilkan tingkat kepercayaan diagnostik, yang selanjutnya dinilai dan ditampilkan di antarmuka pengguna bersama dengan opsi pencetakan. Arsitektur sistem terdiri dari modul administratif untuk mengelola penyakit, gejala, dan aturan, serta modul pengguna untuk konsultasi mandiri menggunakan slider intensitas gejala. Evaluasi bertahap mencakup pengujian fungsionalitas, studi kasus komputasi (misalnya, prevalensi katarak), dan pengujian beta fitur kegunaan. Hasil pengujian beta menunjukkan skor rata-rata 4,6/5 kemudahan penggunaan 4,7/5, antarmuka 4,7/5, kecepatan respons 4,5/5, dan akurasi yang dirasakan 4,4/5, yang menunjukkan kesiapan sebagai instrumen penyaringan awal dan bantuan pengambilan keputusan non-klinis. Pendekatan Macakka dirancang bukan untuk menggantikan diagnosa dokter, tetapi untuk mempercepat triase dan meningkatkan literasi kesehatan mata.