Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penyerapan tenaga kerja perhotelan di Jawa Timur. Tujuan  penelitian  ini  untuk menganalisis  bagaimana  variabel-variabel  UMR,PDRB,dan tingkat penghunian kamar hotel dapat mempengaruhi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif. Data-data yang didapat dari beberapa buku, jurnal dan website dinas. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Model penelitian ini menggunakan 2 uji yaitu uji statistik (uji t,uji f,r-squared) dan uji asumsi klasik (multikolinieritas, heterokesdatisitas, autokorelasi, normalitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan  bahwa  UMR  memiliki  signifikansi terbesar  dalam penyerapan  tenaga  kerja  dengan probabilitas sebesar 0,0000 .Untuk variabel PDRB juga termasuk signifakan dengan probabilitas sebesar 0,0366  namun  untuk  tingkat  penghunian kamar hotel  tidak  signifikan  kan  lebih  dari  5% dengan probabilitas sebesar 0,1737. Dalam uji asumsi klasik untuk uji multikolinearitas tidak menunjukan adanya masalah karena semuanya kurang dari 0,8 yang berarti variabel-variabel yang digunakan aman. Untuk uji heterokesdatisitas dengan menggunakan pendekatan uji White, tergolong signifikan karena pro-chi square diatas 0,05. Uji autokorelasi dengan menggunakan pendekatan uji Breusch-Godfrey tergolong signifikan karena pro-chi square lebih dari 0,05. Uji normalitas dengan menggunakan pendekatan uji Jarque-Bera termasuk signifikan karena probabilitias diatas 0,05.Kata kunci: Peneyerapan  tenaga kerja,perhotelan,UMR,PDRB,tingkat penghunian  kamar  hotel, Jawa Timur.