Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of Yoga in Reducing Dysmenorrhea Pain in Adolescent Girls Siregar, Amelia Erawaty; Rezeki, Sri; Siregar, Erin Padilla
Open Access Health Scientific Journal Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v6i2.106

Abstract

Background: In Indonesia, primary dysmenorrhea reaches 72.89%. The severity of dysmenorrhea in adolescent girls occurs in various levels, ranging from mild, moderate, to severe. There are various factors that play a role in influencing the severity of dysmenorrhea, including age, nutritional status, age at first menstruation, age of mother's menstruation, experience of pain at first menstruation, menstrual cycle, duration of menstruation, physical condition before menstruation, frequency of dysmenorrhea, duration of dysmenorrhea.Methods: This research design uses one group pretest-posttest design. Research conducted in Desa Bangun Rejo. The population in this study were female adolescents who experienced primary dysmenorrhea. This study used non-probability sampling with consecutive sampling by distributing questionnaires to see the scale of dysmenorrhea pain to be taken as a sample with the number of samples based on inclusion and exclusion criteria. The sample obtained was 30 respondents with a moderate pain scale. The research instrument used a dysmenorrhea questionnaire sheet with a measurement scale NRS (Numeric Rating Scale). Data analysis using non-parametric statistics Wilcoxon test to determine the effect of yoga movements in reducing dysmenorrhea in adolescent girls.Results: Research conducted on 30 respondents showed that Dysmenorrhea before doing yoga with an average score of 1.37 with the lowest score of 0 and the highest score of 2. The results of the study conducted on 30 respondents showed that Dysmenorrhea after doing yoga (Post test) with an average score (Mean) of 0.63 while the lowest score was at a score of 0 and the highest score was at a score of 2. The results of the bivariate analysis test were obtained by conducting a statistical test of the Wilcoxon Test and obtained significant results p-value = 0.000 (p <0.05).Conclusion: There was a significant difference in Dysmenorrhea before and after being given gymnastics treatment, so it can be concluded that there is the effectiveness of yoga gymnastics in reducing dysmenorrhea pain in adolescent girls.
PERAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH BULLYING PADA REMAJA MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF DI DESA BANGUN REJOGUN REJO Rezeki, Sri; Siregar, Erin Padilla; Siregar, Amelia Erawaty; Br Simanjuntak, Emma Dosriamaya Noni; Simanjuntak, Lisdayanti
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.7634

Abstract

Salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya perilaku bullying adalah pola asuh dan keterlibatan orang tua dalam kehidupan sehari-hari remaja, karena remaja yang kurang mendapatkan pengawasan, komunikasi, dan nilai-nilai moral dari orang tua cenderung berpotensi terlibat dalam tindakan agresif termasuk bullying (Cut Balqys, Karina Megasari Winahyu, 2025). Keterikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak dapat menjadi faktor protektif yang mengurangi risiko bullying pada remaja, karena dukungan orang tua mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan keterampilan sosial yang lebih baik pada remaja (Raphaƫle Miljkovitch, Delphine de Terrasson, Sarah Awad, Aino E. Sirparanta, n.d.). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan peran orang tua dalam mencegah bullying pada remaja melalui edukasi partisipatif Di Desa Bangun Rejo. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bangun Rejo. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan kesiapan orang tua dalam mengenali serta menangani kasus bullying. Orang tua juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman, yang menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif dalam edukasi publik. Kegiatan ini mengangkat pentingnya sinergi antara orangtua dan anak khususnya remaja dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Selain itu, pendekatan reflektif dan berbasis kasus nyata terbukti efektif dalam membangun kesadaran kritis orang tua.