Permasalahan sampah di negara Indonesia masih banyak mengalami masalah, ini dapat dilihat dengan terjadinya penumpukan gunung sampah di Tempat pembuangan akhir (TPA). Penanganan sampah dari lingkungan masyarakat yang sudah memisahkan antara sampah organik dan non organik, ini juga belum menyelesaikan masalah sampah di negeri kita (apriyani et al., 2020). Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2017 oleh Budhi martana yang membahas Sampah pasar tradisional seperti sayur mayur, buah, atau ikan, dan jenisnya relatif seragam. Berdasarkan penelitian ini sampah pasar yang dihasilkan Sekitar 95% sampah organik sehingga lebih mudah ditangani, dan sekitar 75% merupakan sampah organik dan sisanya anorganik dari limbah rumah tangga. Sampah Organik yang berasal dari rumah tangga yaitu seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya (suwarno, 2020).Dalam menjalankan program pembuatan bak sampah di Desa Talaga, metode yang kami gunakan yaitu Metode Partisipatif Kolaboratif. Partisipatif Kolaboratif yaitu pendekatan untuk pemberdayaan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan program yang dijalankan oleh Mahasiswa. Partisipasi yang dimaksud baik dari segi finansial maupun partisipasi dari segi tenaga maupun pikiran. Dalam rangka pengendalian kebersihan desa, kami berinisiatif untuk membangun bak sampah di Desa Talaga dengan berdasarkan hasil observasi lapangan bahwa masalah utama di Desa Talaga yaitu tidak adanya tempat pembuangan sampah yang menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan menjadi tidak terkendali dan berserakan di mana – mana. Adapun bak sampah yang kami dirikan ini berukuran 2 X 1 dengan menggunakan batako dan campuran semen. Proses pengerjaan bak sampah memakan waktu selama 5 hari. Bak sampah ini bersifat permanen. Sampah yang di tampung nantinya akan melalui proses pembakaran apabila bak sampah mulai penuh. Dilaksanakannya kegiatan pembangunan bak sampah ini dapat membantu masyarakat di desa talaga agar membuang sampah pada tempatnya. Mereka tidak perlu lagi membuang sampah di kebun dan tidak perlu lagi untuk membakar sampah di depan rumah masing-masing.