This study aims to describe the level of understanding of mathematical concepts on geometric transformation material based on APOS theory. This study used purposive sampling, with the research subjects consisting of 24 students of class XI OTKP at SMK Bina Dharma. Researchers analyzed the level of understanding of mathematical concepts of students by grouping them into three categories, namely high, medium, and low concept understanding. The analysis was conducted using indicators of knowledge of mathematical concepts based on APOS theory. The instruments used in this study were five essay questions related to geometric transformation material. Data collection techniques were carried out through descriptive tests, interviews, observations, and documentation. Based on the results of qualitative data analysis, it is concluded that 7 students with high concept understanding categories are at the scheme stage, 12 students with moderate concept understanding categories who are at the process stage, and 5 students with low concept understanding categories who are at the action stage. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep matematika pada materi transformasi geometri berdasarkan teori APOS. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari 24 siswa kelas XI OTKP di SMK Bina Dharma. Peneliti menganalisis tingkat pemahaman konsep matematika siswa dengan mengelompokkannya ke dalam tiga kategori yaitu pemahaman konsep tinggi, sedang, dan rendah. Analisis dilakukan menggunakan indikator pemahaman konsep matematika berdasarkan teori APOS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima soal uraian yang berkaitan dengan materi transformasi geometri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 7 siswa dengan kategori pemahaman konsep tinggi yang berada pada tahap skema, 12 siswa dengan kategori pemahaman konsep sedang yang berada pada tahap proses, serta 5 siswa dengan kategori pemahaman konsep rendah yang berada pada tahap aksi.