Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

URGENSI KETAHANAN NASIONAL TERHADAP PROXY WAR Nasywa Rahma Qanita Putri Chandra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9374

Abstract

Proxy War ancamannya perlahan dan tertata serta terukur dan progress yang nyata. Proxy war dapat merusak mentalitas penduduk dalam suatu negara dan secara spesifik dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah suatu sikap jati diri bangsa untuk mewaspadai proxy war. Proxy War digunakan dianggap lebih efektif jika dibandingkan dengan menggunakan strategi tempo dulu dengan proxy war yaitu biaya yang relatif murah dan tidak terlalu memakan banyak korban bagi negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui dampak proxy war terhadap ketahanan nasional dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil dari kajian yaitu Perang proxy menggunakan cara cara licik, penuh muslihat (tricky), yakni memakai pihak ketiga untuk menaklukkan lawan, menggunakan negara lain yang lebih kecil atau bisa pula menggunakan aktor non negara seperti ormas, LSM, kelompok masyarakat atau bisa juga melalui perseorangan. Adanya pemetaan konflik akan membantu pemerintah dan aparat keamanan melacak pelaku dan kelompok-kelompok kepentingan terjadinya proxy war dalam suatu negara. Ancaman untuk menjaga ketahanan nasional melibatkan berbagai sektor di pemerintahan, swasta dan masyarakat untuk keutuhan NKRI agar terhindar konsekuensi negatif dari globalisasi, modernisasi, dan proxy war. Menjaga ketahanan nasional dengan rasa cinta tanah air sebagai isu yang penting yang ditanamkan untuk menghadapi konflik dan menanamkan spirit perjuangan dari tokoh pahlawan, nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran.