Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Ambassador terkenal dan persepsi konsumen terhadap tingkat penjualan produk skincare Scarlett, dengan kepercayaan konsumen sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 100 responden pengguna aktif Scarlett di Kota Rantauprapat. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Ambassador terkenal berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen, namun tidak berpengaruh langsung terhadap peningkatan penjualan. Sebaliknya, pengaruh Brand Ambassador terhadap penjualan bersifat tidak langsung melalui mediasi kepercayaan konsumen. Persepsi konsumen terbukti menjadi variabel paling dominan yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan melalui kepercayaan konsumen sebagai mediator. Kepercayaan konsumen memiliki peran penting sebagai jembatan dalam membentuk hubungan antara strategi pemasaran (Brand Ambassador dan persepsi konsumen) dengan hasil penjualan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya perusahaan mempertahankan figur Brand Ambassador yang relevan dan terpercaya, serta terus membentuk persepsi positif terhadap merek dan produk. Kepercayaan konsumen perlu dibangun melalui kualitas produk, transparansi informasi, dan pengalaman konsumen yang konsisten agar mampu meningkatkan penjualan secara berkelanjutan. Kata Kunci: isi; Brand Ambassador, Persepsi Konsumen, Kepercayaan Konsumen, Tingkat Penjualan, Scarlett Skincare