Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Toleransi Antaragama Dalam Film Cahaya Dari Timur Beta Maluku : Telaah Semiotika Roland Barthes Kwanjaya, Alexander Stefanus; Fitriawan, Rana Akbari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat melimpah dan beragam, termasuk dalam segiagama, suku, dan ras. Keberagaman ini merupakan sumber daya besar yang mempersatukan negara, namun juga dapatmenimbulkan konflik, seperti konflik antaragama. Konflik di Maluku pada tahun 1999, misalnya, menyebabkanbanyak kerugian, sementara adanya konflik dapat menjadi ancaman bagi kedaulatan Indonesia. Oleh karena itu,diperlukan upaya-upaya untuk mencegah terjadinya konflik yang besar. Film dapat menjadi media efektif untukmenyampaikan pesan-pesan toleransi antaragama, seperti yang diwujudkan dalam film "Cahaya dari Timur BetaMaluku". Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi toleransi antaragama dalam film tersebut, menggunakanmetode telaah semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi massa, konsep toleransi, film,dan juga semiotika menurut Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi antaragama danpenghormatan terhadap keyakinan orang lain sangat penting dalam mengatasi stereotip dan prasangka. Mitos, sebagaicara masyarakat menyimbolkan dan merespon perbedaan, juga berperan dalam bagaimana individu dan kelompokberinteraksi dalam masyarakat. Oleh karena itu, memperlakukan setiap individu dengan adil dan memberi pengakuanyang layak terhadap kemampuan dan kontribusi mereka, tanpa memandang latar belakang agama atau identitaslainnya, sangatlah penting. Kata Kunci-toleransi, agama, film, semiotika Roland Barthes