Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Managing Cultural And Language Differences: Ethnographic Study Of NTT Congregation Within HKBP Suprapto Church Letare, Yolanda Natasia; Zephania, Tiara Annisa; Amaranggana, Nasya Putri; Anzela, Amanda Ibel; Rusman, Almira Adani
Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY) Vol. 4 No. 9 (2025): Injuruty: Interdiciplinary Journal and Humanity
Publisher : Pusat Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58631/injurity.v4i9.1478

Abstract

In the midst of the dominance of Batak culture, the HKBP Suprapto Church functions as a multicultural space that unites various backgrounds, including congregations from NTT. Using an ethnographic approach and Communication Accommodation Theory (CAT) theory by Howard Giles, this study explores communication strategies such as convergence, divergence, and maintenance of cultural identity carried out by these minority congregations. Data were collected through participatory observation and in-depth interviews of worship activities and social interactions in the church. The results of the study show that the NTT congregation performs various forms of communication adaptation to build social relations without losing their cultural identity. The role of the church as a social space is able to facilitate cultural diversity and encourage harmony between congregations. This research also fills the gap in the previous study by examining the dynamics of identity negotiation in cross-cultural religious communities.
Memahami Komunikasi Orang Tua dan Anak Penyandang Disabilitas melalui Co-Cultural Theory di Konteks Sosial Inklusif: A Literature Review Aurellia, Cindy; Amaranggana, Nasya Putri; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7387

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk memahami dinamika komunikasi antara orang tua dan anak penyandang disabilitas melalui perspektif Co-Cultural Theory, yang digunakan sebagai kerangka untuk menganalisis strategi komunikasi orang tua yang berada dalam posisi minoritas di tengah masyarakat dominan. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelusuran artikel di basis data Scopus menggunakan kata kunci “disability AND child AND parents AND communication”. Dari 2.792 dokumen yang ditemukan, 35 artikel diseleksi secara manual berdasarkan relevansi, fokus pada komunikasi keluarga dan serta penerapan Co-Cultural Theory. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang terbuka, suportif, dan positif berperan penting dalam mendukung perkembangan sosial, kognitif, dan emosional anak penyandang disabilitas. Strategi komunikasi dipengaruhi oleh faktor internal (emosi, ketahanan psikologis, pola asuh) dan eksternal (stigma sosial, minimnya dukungan formal). Studi ini menawarkan kontribusi teoretis dengan menerapkan Co-Cultural Theory dalam konteks komunikasi keluarga dengan anak disabilitas, suatu pendekatan yang masih jarang digunakan di literatur Indonesia. Penelitian lanjutan disarankan untuk mempertimbangkan keragaman latar belakang sosial, ekonomi, dan struktur keluarga untuk memperluas pemahaman tentang praktik komunikasi yang inklusif.
Strategi Komunikasi Akomodasi Disabilitas dalam Media Online Berdasarkan Teori Co-Cultural: Analisis Isi Berita Detik.com 2024 Amaranggana, Nasya Putri; Aurellia, Cindy; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7388

Abstract

Penyandang disabilitas di Indonesia kerap menghadapi tantangan inklusivitas dan aksesibilitas sebagai hak dasar. Penelitian ini menjabarkan penerapan strategi akomodasi dalam teori Co-cultural di Indonesia, melalui artikel Detik.com selama 2024, yang bertujuan mencapai kesetaraan peluang dan akses, membentuk persepsi publik, memfasilitasi partisipasi sosial disabilitas, serta mendorong representasi yang lebih adil. Melalui analisis isi terhadap 24 artikel berita, ditemukan tiga strategi akomodasi: non-asertif (upaya menghilangkan stereotip melalui penekanan visibilitas) dalam artikel prestasi atlet disabilitas di kancah internasional; asertif (melibatkan disabilitas dalam kegiatan sosial terbuka) seperti artikel disabilitas yang datang ke GBK untuk mendukung Prabowo dan berharap mendukung program inklusi; serta agresif (upaya mengadvokasi hak dan kesetaraan secara tegas), melalui artikel kritik terhadap aksi Cawe-Cawe Jokowi. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi akomodasi dalam artikel Detik.com, sebagai upaya merubah persepsi negatif masyarakat terhadap disabilitas dan mendorong partisipasi disabilitas. Hal ini bertujuan mencapai inklusivitas di lingkup masyarakat, demi keberlangsungan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.