Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME PADA KARAKTERISTIK GEOTEKNIK DAN KIMIA DARI LIMBAH PELABUHAN DALAM PENGGUNAANNYA PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN Silitonga, Ernesto
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7439

Abstract

ABSTRAKPeningkatan jumlah sedimen hasil pekerjaan pengerukan di Perancis setiap tahunnya.Semenjak diterapkannya peraturan mengenai limbah hasil pekerjaan pengerukan, pembuangan ke dalam laut tidak dianjurkan karena terbukti dapat menyebarkan polusi kedaerah sekitarnya.Penggunaan kembali dari limbah pelabuhan hasil pekerjaan pengerukan ini sangat perlu direalisasikan dengan segera.Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menemukanbidang aplikasi reutulisasi dari limbah pelabuhan hasil pekerjaan pengerukan.Dalam upaya mengetahui apakah limbah pelabuhan tersebut dapat digunakan dalam pembangunan jalan, beberapa percobaan geoteknik dan kimia direalisasikan. Tujuan sekunder dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan performa geoteknik dan mengurangi kadar polusi pada limbah pelabuhan sehingga dapat memenuhi kriteria dari pembangunan jalan dan aman terhadap lingkungan sekitar. Untuk memenuhi tujuan tersebut Silica Fume digunakan dalam penelitian ini.Beberapa percobaan geoteknik dan kimia direalisasikan dalam penelitian ini.Berdasarkan hasil yang didapatkan, Silica Fume sangat efektif dalam meningkatkan performa geoteknik dan memenuhi persyaratan geoteknik dalam pemgangunan jalan. Percobaan kimia (leaching test) direalisasikan dan hasilnya memperlihatkan bahwa pengaruh Silica Fume dalam campuran terbukti dapat mengurangi kadar polutan yang terkandung dalam limbah pelabuhan hasil pekerjaan pengerukan. Hasil percobaan ini memperlihatkan  bahwa dengan penambahan Silica Fume, Limbah pelabuhan dianggap dapat digunakan sebagai material pengganti dalam pembangunan jalan dan aman bagi lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Perancis.Kata Kunci : Geoteknik, Limbah, Pelabuhan, Silica Fume  ABSTRACT Due to the increase of the amount of marine dredged sedimentsin France every year, especially with the European Environmental regulation established, environmentally reuse of dredged sediment is urgently needed in France. The first objective of this study is to find an application for reuse of marine dredged sediments materials, as a new material for road construction. Hence, serial tests need to be realized to identify if marine dredged sediment could be utilized for road construction. The second goal is to enhance the physical, mechanical and chemical characteristics of the mix, by incorporating binders and sediments, and revealed the identification of the mechanical characteristics measured on the mixes is compatible with their use as a base course material. The results show that the treatment by hydraulics binders could satisfy the needed mechanical characteristics. The present of Silica Fume is aimed to reduce the pollution level, especially the heavy metal content. However, the proportion of hydraulics binders and silica fume needed to meet prescribed specification is important, so the reuse of the marine dredged sediments of Port-en-Bessin, France in road construction, as an alternative material could be achieved. After the geotechnical study in laboratory results show as expected then the study to identify the chemical characteristic realized. To evaluate the environmental impacts of the used material, leaching test is performed. The leaching test was performed to verify the predicted release of pollutants based on total dissolution. Keywords: Geotechnical, Port, Silica Fume 
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK ABU TERBANG JENIS ALUMINO-SILIKAT Silitonga, Ernesto
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8260

Abstract

Circulating Fluidized Bed (CFB) merupakan teknik dimana pekerjaan mengutamakan material yang dihasilkan memiliki emisi polutan yang lebih rendah dibanding metode klasik. Tujuan  utama dari penelitian ini adalah  mengidentifikasi dua jenis abu terbang Alumino-Silikat yang berbeda yang berasal dari pembakaran Circulating Fluidized Bed (CFB). Dalam upaya mengidentifikasi karakteristik kedua abu terbang ini, langkah pertama yaitu melalui karakteristik origin dari abu terbang tersebut, contohnya berdasarkan distribusi diameter partikel, karakteristik mineralogi. Langkah berikutnya dalam mengidentifikasi karakteristik abu terbang direalisasikan dengan bantuan Percobaan Chapelle yang bertujuan untuk menentukan persentase CaOfree yang tersedia untuk reaksi pozzolanic dari abu terbang.  Percobaan memperlihatkan bahwa abu terbang AT/AS-1 memiliki aktivitas yang lebih intens dibanding AT/AS-2. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan dapat kita katakan bahwa rumusan ideal untuk Sodeline adalah campuran yang mengandung 75% Sodeline, 15% kapur dan 10% semen. Memang, campuran ini lebih kuat dan lebih tahan terhadap serangan sulfat Kata Kunci : abu terbang, distribusi diameter partikel, karakter mineralogy. Percobaan Chapelle ABSTRACT Circulating Fluidized Bed (CFB) is a technique where the job of prioritizing the resulting material has lower pollutant emissions than the classical method. The main purpose of this study was to identify two different types of fly ash Alumino-Silicate derived from CFB. In order to identify the characteristics of these two fly ashes, the first step is through the origin characteristics of the fly ash, for example based on the particle diameter distribution, mineralogical characteristics. The next step in identifying the characteristics of fly ash is realized with the help of the Chapelle Test. This test is aimed to determine the percentage of CaOfree which will be available for the pozzolanic reaction of fly ash. Experiments show that AT / AS-1 ash fly has more intense activity than AT / AS-2. Based on the results of the experiment it can be concluded that we can say that the ideal formula for Sodeline is a mixture containing 75% Sodeline, 15% lime and 10% cement. Indeed, this mixture is stronger and more resistant to sulfate attacks. Keywords:  fly ash, particle diameter distribution, mineralogy character. Chapelle's experiment