Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Keterbukaan Informasi Sekolah Guna Membangun Kepercayaan Masyarakat Dalam Pendidikan Di SDIT Qurrota A’yun Kabupaten Ponorogo Riris
Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LP2M UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/panangkaran.v9i1.3239

Abstract

The success of building public trust in education at an institution is inseparable from how that institution manages its information disclosure. This study was conducted to describe the results related to school information disclosure in order to build public trust in the educational process at SDIT Qurrota A'yun Ponorogo. The method used in this study was descriptive-qualitative analysis. Data was collected through observation, interviews, school documents, and infrastructure. The results of this study indicate that information transparency in education will build trust between the school and the community, thereby indirectly attracting the community's attention to the school. At SDIT Qurrota A’yun, information transparency management is carried out by managing information policies, where the school must have information policies that are stored, accessed, and shared within the school. The school always manages information about school activities and programs, which is shared through social media and posted on the school bulletin board. The school always maintains effective communication among various parties within the school, such as students, parents, teachers, staff, and school administration, and always practices financial transparency, where the school must provide access to parents and relevant parties to understand how school funds are used and allocated. This may include the school budget, financial reports, expenditures, and revenues.   [Keberhasilan membangun kepercayaan masyarakat dalam pendidikan di suatu lembaga tidak lepas dari bagaimana lembaga tersebut melakukan manajemen keterbukaan informasinya. Penelitian ini dilakukan untuk menguraikan hasil terkait keterbukaan informasi sekolah guna membangun kepercayaan masyarakat pada proses pendidikan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-analisis kualitatif. Data yang dikumpulkan yakni melalui observasi, wawancara, dokumen-dokumen sekolah, serta sarana prasarana. Hasil dari penelitian ini yaitu keterbukaan informasi pada pendidikan akan membangun kepercayaan antara pihak sekolah dan masyarakat, sehingga secara tidak langsung akan menarik perhatian masyarakat itu sendiri terhadap sekolah tersebut. Di SDIT Qurrota A’yun manajemen keterbukaan informasi dilakukan dengan mengelola kebijakan informasi, dimana sekolah harus memiliki kebijakan informasi yang disimpan, diakses, dan dibagikan dalam sekolah. pihak sekolah selalu mengelola informasi kegiatan dan program-program sekolah, di mana informasi ini dibagikan melalui sosial media dan ditempel di mading sekolah. Pihak sekolah selalu melakukan komunikasi yang efektif antara berbagai pihak di sekolah, seperti siswa, orangtua, guru, staf, dan administrasi sekolah, dan selalu melakukan transparansi keuangan, dimana Sekolah harus memberikan akses kepada orangtua dan pihak terkait untuk mengetahui bagaimana dana sekolah digunakan dan dialokasikan. Hal ini dapat meliputi anggaran sekolah, laporan keuangan, pengeluaran, dan penerimaan.]