Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh IOT terhadap Kemudahan Akses Penyebaran Agama Islam di Era Globalisasi Elzia Wanoko
Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LP2M UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/panangkaran.v9i1.3961

Abstract

In the era of globalization, Internet of Things (IoT) technology has changed the way information is disseminated and accessed, including in the context of spreading Islam. This study aims to analyze how IoT affects the ease of access and dissemination of Islamic religious information. The research methodology involves data from interviews. The results of the study indicate that IoT expands the reach of da'wah through various digital platforms, such as smartphone applications, smart speakers, and social media connected to IoT devices. In addition, IoT technology facilitates more personal and real-time interactions between preachers and congregations, increasing participation and involvement in religious activities. However, this study also found challenges such as data security risks and dependence on technology. By understanding the influence of IoT, it is hoped that da'wah efforts can be more effective and efficient in conveying Islamic teachings to the wider community. This study concludes that IoT has great potential to support the spread of Islam in the era of globalization, but it requires proper management and strategies to minimize existing risks.   [ Dalam era globalisasi, teknologi Internet of Things (IoT) telah mengubah cara informasi disebarkan dan diakses, termasuk dalam konteks penyebaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana IoT mempengaruhi kemudahan akses dan penyebaran informasi agama Islam. Metodologi penelitian melibatkan data dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IoT memperluas jangkauan dakwah melalui berbagai platform digital, seperti aplikasi smartphone, smart speakers, dan media sosial yang terhubung dengan perangkat IoT. Selain itu, teknologi IoT memfasilitasi interaksi yang lebih personal dan real-time antara pendakwah dan jamaah, meningkatkan partisipasi dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan seperti risiko keamanan data dan ketergantungan pada teknologi. Dengan memahami pengaruh IoT, diharapkan upaya dakwah dapat lebih efektif dan efisien dalam menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IoT memiliki potensi besar untuk mendukung penyebaran agama Islam di era globalisasi, namun perlu pengelolaan dan strategi yang tepat untuk meminimalkan risiko yang ada.]