Pada umumnya kepala operator sangat penting untuk menunjang dalam kegiatan instansi untuk menjaga, menganalisa dalam suatu kondisi. Oleh karena itu Sumber Daya Manusia harus memiliki keahlian yang dicari dengan kriteria yang sesuai. Dalam pengangkatan kepala operator melakukan suatu seleksi sehingga memperoleh tenaga kerja yang memenuhi kriteria pada instansi. Tidak semua proses pengangkatan karyawan menjadi kepala operator itu berjalan dengan baik dan tidak mendapatkan kriteria yang sesuai dari setiap calon ketua operator. Makadari itu, diperlukan suatu sistem untuk menyelesaikan tersebut yaitu Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Karyawan Menjadi Kepala Operator Eskalator Dengan Menggunakan Metode Vikor (Vlse Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno). Calon kepala operator eskalator terpilih dan diperoleh dari beberapa kriteria, yakni: Pendidikan, Pengalaman, Mengoperasikan, Tanggung Jawab, dan Pemeliharaan. Decission Support System atau dikenal dengan penunjang keputusan yang perperan pada proses untuk mengambil suatu keputusan yang dapat diterapkan dalam proses untuk mengambil suatu keputusan yang dapat diterapkan pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Medan Teladan. Oleh karena itu pengangkatan tenaga kerja harus memiliki alternatif dan juga kriteria, dimana kriteria memiliki bobot yang telah ditentukan oleh masing-masing instansi yang bersangkutan san Metode VIKOR untuk melakukan proses perangkingan tertinggi akan dijadikan sebagai rekomendasi alternatif yang akan memperoleh kepala operator eskalator. Dalam penelitian ini, hasil dari metode VIKOR yaitu Bapak Hardiyansyah dengan nama alternatif (A3) dengan memperoleh nilai 0. Hasil perhitungan ini diperoleh adalah urutan alternatif dengan nilai tertinggi. Hasil utersebut memudahkan pihak PT. Ramayana Lestari Sentosa Medan Teladan dalam menentukan pengangkatan kepala operator eskalator untuk direkrut dengan cara mudah, cepat dan akurat.