This research aims to examine how the problem-based learning model (PBL) with the help of multimedia has an impact on students' cognitive learning outcomes about data presentation materials in grade IV of elementary school. This study uses a quantitative method and uses a Pretest-Posttest One Group experimental design. Students who attend grade IV at SD Negeri 1 Mlatiharjo Semarang in the 2023–2024 school year are the subjects of this study. Data was collected through tests before and after the implementation of PBL using multimedia, and analyzed with the N-gain test to determine the improvement of students' cognitive learning outcomes. The results of the study show that the implementation of the PBL model with multimedia has a significant positive impact on students' cognitive learning outcomes. The N-gain value is 63.26%, which is included in the category of quite effective. Thus, an alternative hypothesis is accepted, stating that learning using the multimedia-assisted PBL model is more effective than conventional learning. These findings indicate that the integration of multimedia in the PBL model can increase student activity in learning, make learning more interesting and interactive, and improve students' cognitive learning outcomes in data presentation. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan bantuan multimedia berdampak pada hasil belajar kognitif siswa tentang materi penyajian data di kelas IV SD. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen Pretest-Posttest One Group. Siswa yang mengikuti kelas IV di SD Negeri 1 Mlatiharjo Semarang pada tahun ajaran 2023–2024 adalah subjek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah implementasi PBL menggunakan multimedia, dan dianalisis dengan uji N-gain guna mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL dengan multimedia memberikan dampak positif yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa. Nilai N-gain adalah 63,26%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan multimedia lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi multimedia dalam model PBL dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif, serta meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dalam penyajian data.