Yanto, Yanto
Fakultas Hukum Universitas Janabadra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMENUHAN HAK-HAK ANAK KORBAN PERSETUBUHAN AYAH KANDUNG DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KALABAHI Mahari, Yon; Yanto, Yanto; Hartanti, Hartanti; Sukirno, Sukirno
Kajian Hasil Penelitian Hukum Vol 8, No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jmih.v8i1.3764

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya perlindungan terhadap hak-hak anak sebagai korban tindak pidana persetubuhan oleh ayah kandung. Berdasarkan ini menalaah tentang kewenangan negara untuk hadir dalam melaksanakan perlindungan terhadap pemenuhan hak-hak anak sebagai korban tindak pidana persetubuhan, selain itu mengetahui hambatan pelaksanaan perlindungan terhadap anak dalam memenuhi hak-hak anak sebagai korban tindak pidana persetubuhan yang dilaksanakan di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi.Jenis penelitian adalah penelitian normatif yang mengkaji tentang implementasi peraturan perundang-undangan dan didukung dengan penilitian lapangan, dengan pendekatan yang dipakai adalah Pendekatan perundang-undangan (statute appraoach), konsep (analytical appraoach), serta kasus (case appraoach). Dalam melakukan analisis, setelah data primer dan data sekunder didapat dilakukan analisis secara kualitatif, yaitu metode analisis bahan dengan mendeskripsikan dari data-data yang diperoleh ke dalam bentuk kalimat-kalimat yang terperinci dan jelas, dengan menggunakan cara berpikir deduktif dan induktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa.. Pelaksanaan perlindungan terhadap anak dilaksanakan dengan sikap yang tidak diskriminatif pendampingan hukum serta pendampingan kliniks psikologi melakukan kordinasi dengan mitra kerja dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak melaui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Kabupaten Alor melakukan Kerjasama dengan beberapa mitra kerja diantaranya yaitu dengan Suara Perempuan Alor, Forum Koordinasi Perempuan Alor, para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda dan perempuan. Kendala perlindungan terhadap anak yang menjadi korban persetubuhan ayah kandung di Wilayah Hukum Pengadilan Kalabahi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu topografi daerah Kabupaten Alor yang sulit untuk dijangkau. Disisi lain pelaksanaan dari pendampingan sarana dan sumber daya manusia belum bisa terpenuhi. Dalam hal sarana prasarana belum ada tempat khusus rehabilitasi dan minimnya sumber daya manusia pendamping psikologis kliniks traumatik.