Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Comunication Skill Melalui Layanan Konseling Grup Dengan Strategi Simulasi Pada Siswa Kelas Xi Smkn 2 Pengasih Kuswati, Ratmi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i9.2209

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa melakukan komunikasi antar pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pelaksanaan layanan konseling grup dengan teknik simulasi untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi antar pribadi siswa SMKN 2 Pengasih Tahun 2022. Dalam hal ini tindakan bimbingan dan konseling yang berupa konseling grup dengan teknik simulasi dengan subyek penelitian siswa Kelas XI TKL-1 SMKN 2 Pengasih yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan observasi. Target keberhasilan dalam penelitian ini adalah 80%. Data dianalisis dengan rumus change in frequence from base rate to post rate. Hasil analisis data menunjukkan ada peningkatan kemampuan berkomunikasi antar pribadi setelah pelaksanaan treatment pada masing-masing siklus dari tiga siklus yang dilaksanakan adalah sebagai berikut : 1) Pada siklus pertama prosentase peningkatan kemampuan berkomunikasi antar pribadi adalah sebesar 31,35%. 2) Pada siklus kedua setelah diberikan treatment terdapat peningkatan kemampuan berkomunikasi antar pribadi dari siklus pertama sebesar 41,62%. 3) Pada siklus ketiga prosentase peningkatan kemampuan berkomunikasi antar pribadi dari siklus kedua sebesar 81,30%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Layanan konseling grup dengan teknik simulasi dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi antar pribadi, 2 Pengasih, 2) Peningkatan kemampuan berkomunikasi antar pribadi siswa sudah mencapai target yaitu 80%.
The Development TASC-based Classical Guidance through Work Culture to Enhance Vocational Students' Work Readiness Kuswati, Ratmi; Suwarjo, Suwarjo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2307

Abstract

This study aims to develop a classical guidance model based on work culture, "Thinking Actively in a Social Context" (TASC), to improve the work readiness of vocational high school students (SMK). This study also tests the feasibility, practicality, and effectiveness of the model. The implementation of the classical guidance model based on work culture, TASC, is intended to improve the work readiness of SMK students. This study uses a Research and Development (R&D) model with a 4D model. The subjects of the study included students of SMK Negeri 2 Pengasih and guidance and counseling teachers at vocational high schools in Kulon Progo Regency. Data were collected through questionnaires and pretest-posttest tests, which were then analyzed quantitatively. The results of the study indicate that the classical guidance model, TASC, is feasible, practical, and effective. A large group trial with 30 students showed an increase in work readiness scores from an average of 64.47 (pretest) to 82.73 (posttest), with an N-Gain of 0.52 (moderate category). In conclusion, the classical guidance model based on work culture, TASC, has been proven to be feasible, practical, and effective in improving the work readiness of vocational high school students. The final product, the TASC guidance model based on work culture, can be used as an innovation in classical guidance services to facilitate the strengthening of work culture in vocational high schools.