Pendahuluan: Salah satu yang menjadi penyebab kematian di dunia adalah penyakit kanker. Pemeriksaan untuk deteksi dini (skrining) kanker serviks adalah pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Pengetahuan menjadi domain penting dalam terbentuknya perilaku seseorang. Pengetahuan yang baik akan membentuk sikap yang mendukung pula dan dapat memotivasi berperilaku dalam tindakan nyata.Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap tentang deteksi dini kanker serviks dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA Test di Wilayah Kerja Puskesmas Karangjambu Metode Penelitian ini menggunakan desain metode survei dengan jenis studi korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur (WUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Karangjambu sebanyak 56 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling. Instrumen dalam penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden lebih dari separuh responden memiliki usia 20-35 tahun (51.8%), dan memiliki pendidikan menengah (58.9%). Tingkat pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks hampir separuh responden dalam kategori cukup (48.2%). Sikap tentang deteksi dini kanker serviks sebagian besar dalam kategori positif (75%). Keikutsertaan keikutsertaan pemeriksaan IVA sebagian besar responden ikut serta dalam pemeriksaan IVA (64.3%). Kesimpulan: Penelitian ini mendapatkan Ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap tentang deteksi dini kanker serviks dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA Test di Wilayah Kerja Puskesmas Karangjambu.