Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sabdaaji: Kait Spiritual, Dakwah Budaya dan Tata Krama Arifin, Zainul; Imran, WA Selni
Dakwah Vol 11 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v11i1.3433

Abstract

Pelestarian nilai kearifan lokal dan budaya menjadi salah satu wujud dan upaya dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai spiritual dapat diwujudkan melalui bacaan macapat, yang kaya akan nasihat, adab, mengandung nilai keagamaan dan nasionalisme, kedamaian batin serta kearifan lokal. Sabdaaji didirikan untuk membentuk karakter, mentalitas dan melestarikan kearifan lokal berdasarkan kebenaran dan keindahan sebagaimana diajarkan dalam nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sabdaaji sebagai media penghubung pendidikan spiritual dan karakter. Penelitian ini jenis kulaittaif dengan bentuk studi kasus dengan pendekatan fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sabdaaji memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai-nilai spiritual dan proses pembentukan karakter yang berdampak pada kelembutan sikap, istiqomah, ketenangan, serta peningkatan nilai-nilai kebangsaan dalam kerangka kearifan lokal bagi pengikut sabda aji ; 2) Sabdaaji menjadi media dakwah budaya atau kultural dalam menanamkan budi pekerti, menyampaikan tentang akhlak dan moralitas, melestarikan kekayaan budaya di Lumajang sebagai daerah Pandalungan melalui nasihat-nasihat, tata cara kegiatan, tutur kata serta seni tradisional gamelan yang diajarkan walisongo.
Generative AI and Da'wah Management Integration: Strengthening SEL and Global Citizenship Education for SDG 4 in Indonesia Arifin, Zainul; Imran, Wa Selni
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 2 (2025): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (September)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v3i2.500

Abstract

Strengthening Social Emotional Learning (SEL) and Global Citizenship Education (GCED) has become a crucial global mandate to shape 21st-century student competencies and support the achievement of SDG 4 (Quality Education) in Indonesia. Although social media platforms offer authentic spaces for emotional resonance and identity formation, interactions within them are often shallow and lack sustained critical reflection. This gap challenges ethical and moral education efforts, including religious-based ones such as Da'wah Management. This position paper aims to propose and verify a conceptual model for integrating Generative Artificial Intelligence (GenAI) with Da'wah Management principles to improve the quality and effectiveness of SEL and GCED delivery in the Indonesian educational context. The approach used is a conceptual position paper involving a comprehensive literature review, analysis of national education policies, and construction of a theoretical framework linking transformative technology with character education. The main argument of this research is that GenAI functions as a reflective and adaptive layer that can transform the implementation of Da'wah Management and character education. GenAI overcomes the limitations of social media by providing personalized feedback, presenting in-depth ethical scenario simulations, and facilitating critical dialogue, thereby fostering empathetic and responsible digital citizenship. This proposed integration framework for GenAI and Da'wah Management has significant implications for curriculum developers and educators, offering a robust technology-based strategy to prepare Indonesian youth as ethical, socially conscious global citizens, while simultaneously accelerating the realization of Target 4.7 of SDG 4: Quality Education.