Penelitian ini membahas tentang Resepsi fungsional amalan QS. Ibrāhīm/14:41 Studi Kasus di Pondok Pesantren Hafalan Quran Ahlul Zikri Wal Fikri. Penelitian ini bertujuan untuk Pertama mendeskripsikan wacana QS. Ibrāhīm/14:41 dalam literatur tafsir, Kedua menelusuri prosesi serta respon pengamalan bagi pimpinan dan para santri dalam pembacaan QS. Ibrāhīm/14:41, Ketiga mengungkap hubungan pengamalan doa melancarkan hafalan al-Qur’an terhadap QS. Ibrāhīm/14:41 dalam tinjauan resepsi al-Qur’an. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis berdasarkan kerangka teori yang digunakan sebagai pisau analisis yaitu teori living Qur’an yang menggunakan resepsi fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama wacana QS. Ibrāhīm/14:41 dalam literatur tafsir tidak memiliki relasi dari amalan doa melancarkan hafalan, Kedua tradisi pembacaan QS. Ibrāhīm/14:41 dilaksanakan setiap hari sebelum melakukan penyetoran hafalan al-Quran dengan memiliki runtutan tata cara, Adapun menurut respon pimpinan yaitu dapat dijadikan sebagai strategi dalam melancarkan/memudahkan menghafal al-Quran. Sedangkan respon santri ada 85% santri memperoleh manfaat sebagai praktik doa mempermudah menghafal Quran, Ketiga tipologi tinjauan resepsi al-Qur’an terjadi karena adanya transmisi dan transformasi dalam pengamalan doa melancarkan hafalan yang menggambarkan adanya proses transfer pengetahuan, adaptasi, penyesuaian diri, perubahan praktik dan interpretasi dalam pengamalan. Bacaan QS. Ibrāhīm/14:41, Resepsi Fungsional, Pondok pesantren hafalan Quran ahlul zikri wal fikri