Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Epistemologi Islam dalam Ilmu-Ilmu Sosial: Analisis Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi (1921-1986 M) Ahyani, Istiva
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i4.2487

Abstract

Dominasi sekuler dalam ilmu-ilmu sosial modern sering meminggirkan dimensi spiritual dan moral, mendorong seruan untuk mengintegrasikan epistemologi Islam. Kerangka Islamisasi pengetahuan Ismail Raji Al-Faruqi, yang berakar pada tauhid, menawarkan alternatif holistik tetapi menghadapi tantangan implementasi. Studi ini menganalisis model konseptual Al-Faruqi dan mengevaluasi penerapannya dalam ilmu sosial kontemporer, khususnya di Indonesia, mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik. Dengan menggunakan analisis dokumen kualitatif, penelitian ini mengkaji karya-karya primer Al-Faruqi (misalnya, Islamisasi Pengetahuan, 1982) dan kritik sekunder (misalnya, Sardar, 2000), dilengkapi dengan studi kasus universitas Islam Indonesia. Sementara model lima langkah Al-Faruqi (penguasaan ilmu pengetahuan modern, warisan Islam, analisis kritis, sintesis kreatif, diseminasi) memberikan fondasi yang kuat, pelaksanaannya terhambat oleh perlawanan institusional, dualisme kurikulum, dan keahlian interdisipliner yang terbatas di kalangan sarjana. Studi ini menggarisbawahi perlunya reformasi struktural dalam pendidikan Islam dan jaringan kolaboratif di antara para cendekiawan Muslim untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik, memastikan relevansi kerangka kerja dalam konteks global dan multikultural.
Pendekatan Diet Sehat Perspektif Al-Qur’an dan Sains Ahyani, Istiva
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i9.2868

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang menarik perhatian besar dari berbagai disiplin ilmu, termasuk agama dan sains. Dalam Islam, Al-Qur'an memberikan informasi tentang semua aspek kehidupan, termasuk kebiasaan makan yang sehat. Beberapa ayat dalam Al-Qur'an menekankan perlunya mengonsumsi makanan yang halal dan sehat (?al?lan ?ayyiban) dan menekankan pentingnya moderasi dalam hal makanan dan asupan minimum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Al-Qur’an dan sain tentang diet sehat. Apa saja makanan dan minuman yang dianjurkan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui telaah mendalam terhadap sumber-sumber primer, seperti ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir, serta literatur ilmiah modern terkait diet sehat. Hasil dari penulisan ini adalah terdapat tiga pembahasan pokok mengenai diet sehat dalam Al-Qur’an dan sains yaitu Perintah untuk makan dan minum yang halal dan baik, untuk melakukan diet sehat ini yaitu dianjurkan untuk mengatur pola makan seperti memilih makanan dan minuman yang baik dan halal dalam Al-Qur’an Allah SWT mengharamkan makan daging babi dalam segi sains daging babi tersebut adalah hewan yang mudah terserang parasit yang membahayakan bagi tubuh manusia. Seperti virus, sporadis, leptoseri dan protozoa cacing pipih dan cacing gelang. Perintah untuk melakukan puasa, karena dengan puasa manusia bisa menjaga makan dan minuman yang sehat dan waktu untuk makan itu sangat terjaga. Perintah untuk tidak makn berlebih-lebihan.