Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepastian Hukum Terhadap Peran Notaris Dalam Pembuatan Akta Notaris Terkait Pengalihan Hak Merek Putri, Saskia Aulia; Simanjuntak, Vanny Louse Oktavia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i8.2788

Abstract

Kepastian hukum merupakan prinsip fundamental yang memiliki tujuan untuk memberikan kejelasan, ketertiban, serta perlindungan hukum kepada masyarakat. Dalam konteks pengalihan hak atas kekayaan intelektual, Notaris yang merupakan pejabat umum yang diberikan wewenang membuat akta otentik memiliki peran dalam pencatatan perjanjian terkait kekayaan intelektual, sedangkan DJKI memiliki kewenangan administratif dalam pendaftaran hak kekayaan intelektual. Masalah penelitian yang diangkat adalah bagaimanakah peran notaris dalam pembuatan akta notaris terkait pengalihan hak kekayaan intelektual di bidang merek dan bagaimanakah kepastian hukum dalam pengalihan hak kekayaan intelektual di bidang merek melalui akta notaris. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran notaris dalam pembuatan akta pengalihan hak merek dan mengkaji kepastian hukum yang diberikan melalui akta notaris dalam proses pengalihan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan data sekunder yang kemudian dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan undang-undang, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran notaris sangat vital dalam memberikan kepastian hukum melalui pembuatan akta autentik yang memiliki kekuatan pembuktian sempurna. Notaris berperan sebagai pencatat transaksi sekaligus penjaga kepastian hukum bagi para pihak yang melakukan pengalihan hak merek. Pengalihan Hak Kekayaan Intelektual melalui akta notaris merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pemilik dan penerima hak. Namun, akta notaris pengalihan hak tersebut harus dicatatkan ke DJKI yang memiliki otoritas dalam mencatat dan mengesahkan peralihan hak kekayaan intelektual agar memiliki kekuatan hukum yang mengikat pihak ketiga. Implikasi penelitian ini adalah perlunya harmonisasi regulasi antara ketentuan kenotariatan dengan persyaratan administratif DJKI untuk memperkuat kepastian hukum dalam pengalihan hak merek.
Disaster Education as a Strategy for Managing Flood Risk in Rural Communities: A Case Study of Trawasan Village Wachidatullailiya, Meitha; Putra, Ahmad Lufianto Eka; Qomari, Ilham Nurul; Putri, Saskia Aulia; Eduat, Stephanus Maria
Jurnal Penelitian Geografi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v13.i2.33584

Abstract

Flooding is one of the most frequent natural disasters in Indonesia, particularly in Trawasan Village, Jombang Regency, where low topography and inadequate drainage systems exacerbate the risk. This study aims to evaluate community understanding of flood hazards and the effectiveness of disaster education in enhancing preparedness. A descriptive qualitative design with a Grounded Theory approach was employed, using unstructured interviews, direct observations, and document analysis as data collection methods. The findings reveal that community preparedness remains low, largely due to insufficient education and limited awareness of evacuation procedures. The study emphasizes the urgent need to strengthen disaster education programs to build resilience and reduce vulnerability. Furthermore, the results underscore the critical role of collaboration between government institutions and local communities in implementing effective disaster risk reduction strategies. Enhancing such cooperation is essential to improve safety, minimize disaster impacts, and promote sustainable community well-being in flood-prone areas.
The Role of Higher Education Institutions and Community Partnerships in Strengthening MSME Entrepreneurshi S, Sugiharto; Shofa, Ersa Ghaidsa Tinaya; Putri, Saskia Aulia; Maharani, Firly Tiara; Uwen, Nurul Fadhla; Al Ghifari, Muhammad Haikal
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18112751

Abstract

This article analyzes the role of higher education institutions and community partnerships in strengthening entrepreneurship and micro, small, and medium enterprises (MSMEs). MSMEs contribute significantly to local economies but face challenges such as limited innovation, low digital skills, and weak management. Universities support MSMEs through entrepreneurship education, research, incubation programs, and community service. Meanwhile, community partnerships involving cooperatives, government, and local groups help build a collaborative ecosystem that encourages capacity development. Using a descriptive qualitative approach, this study finds that strong collaboration improves MSME competitiveness and stimulates local innovation. However, issues of coordination, funding, and technological access require integrated and continuous support.