Tren gaya hidup sehat yang semakin meningkat, mendorong banyaknya inovasi produk pangan yang lebih bernutrisi dan bebas gluten. Salah satu alternatif untuk dapat dikembangkan ialah cookies berbasis tepung mocaf. Untuk mengoptimalkan keberlanjutan produk cookies diperlukan tools untuk menganalisis strategi pasar yaitu dengan menerapkan Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Canvas (BMC). Value Proposition Canvas (VPC) digunakan untuk mengidentifikasi preferensi dan kebutuhan konsumen, sedangkan Business Model Canvas (BMC) digunakan untuk menyusun kerangka jalannya bisnis yang efektif dan efisien. Kegiatan ini dilaksanakan di PT agritama sinergi inovasi melalui program studi independen bersertifikat selama lima bulan. Metode yang digunakan mencakup observasi pasar, analisis preferensi konsumen serta menganalisis model bisnis dengan memanfaatkan dua alat yaitu Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Value Proposition Canvas dapat mengungkapkan permasalahan yang menjadi kebutuhan konsumen sehingga menciptakan sebuah fitur atau value yang diharapkan sedangkan dengan menerapkan Business Model Canvas memberikan gambaran secara efisien mengenai strategi pemasaran, segmentasi konsumen, aspek finansial dan lainnya untuk menunjang keberhasilan produk di pasar. Melalui pendekatan berbasis Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Canvas (BMC), produk cookies mocaf memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk camilan sehat berbasis bahan lokal yang inovatif dan sesuai dengan tren pasar saat ini.