Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KARANGAN, KECAMATAN BADEGAN, KABUPATEN PONOROGO MELALUI KETERAMPILAN BATIK CIPRAT EMPOWERMENT OF THE COMMUNITY OF KARARAN VILLAGE, BADEGAN DISTRICT, PONOROGO REGENCY THROUGH BATIK CIPRAT SKILLS Apriyani, Yenti; Susanto, Susanto; Astuti, Antin Nurvidi; Nada , Karisma Dwi Putri; Tiansari, Anggie Eka; Hilman, Yusuf Adam
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karangan adalah salah satu Desa yang berada wilayah Kecamatan Badegan di sebelah barat Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Dari 5.557 jiwa yang ada di Desa Karangan rata-rata memiliki pekerjaan sebagai seorang petani. Sedangkan masih terdapat banyak ibu-ibu rumah tangga dan anak muda yang baru lulus sekolah yang belum memiliki pekerjaan dan wadah untuk mengembangkan diri dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga. Sehingga dapat di lihat bahwa permasalahan yang terdapat di Desa Karangan adalah belum maksimalnya pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Karangan. Dari hal tersebut maka perlu adanya sebuah pelatihan untuk dapat memberdayakan masyarakat Desa Karangan sebagai salah satu solusi untuk bisa mengatasi masalah yang ada. Melalui pelatihan batik ciprat ini masyarakat Desa Karangan bisa memproduksi kain batik khas desa karangan dan hasil produksinya bisa di jual belikan di wilayah pulau jawa bahkan sampai ke kancah dunia. Tujuan dari adanya pelatihan batik ciprat oleh tim pengabdian dalam rangka memberdayakan masyarakat Desa Karangan agar lebih produktif sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktik secara langsung pembuatan batik ciprat dari awal pembuatan sampai menjadi kain batik ciprat Desa Karangan. Pelatihan batik ciprat didampingi langsung oleh ahli dibidang batik ciprat, menghasilkan beberapa batik ciprat dan siap untuk dikembangkan
PENGELOLAAN HUTAN PRODUKTIF UNTUK AKTIVITAS WISATA TUMPAK LEGO Astuti, Antin Nurvidi; Hilman, Yusuf Adam
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36087/jrp.v8i1.298

Abstract

Tumpak Lego merupakan kawasan hutan produksi yang di jadikan destinasi wisata, letaknya berada di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tumpak Lego menawarkan lanskap yang indah, keanekaragaman hayati, serta kondisi ekosistem yang masih terjaga, akan tetapi, pemanfaatan hutan ini untuk wisata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti: kurangnya infrastruktur pendukung, minimnya regulasi, serta keterbatasan promosi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tata kelola Tumpak Lego, faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pengembangan wisata berbasis hutan produktif, serta menganalisis hubungan atau relasi antar aktor dalam pengelolaan Tumpak Lego. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, informan ditentutkan dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis dalam penelitian ini menjelaskan bahwa pengelolaan Tumpak Lego sebagai destinasi wisata menunjukkan upaya adaptif dalam memanfaatkan potensi alam dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan. Faktor pendukungnya, antara lain: keindahan alam hutan pinus yang asri, integrasi kuliner lokal dan serta partisipasi aktif masyarakat yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Faktor penghambat adalah anggaran, di mana biaya pengembangan cenderung melampaui estimasi dana yang dibutuhkan, Hubungan antara Perhutani, investor, dan lembaga masyarakat desa hutan diatur dalam perjanjian kerjasama, menciptakan akuntabilitas dalam pembagian peran.