Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK RADIASI GADGET TERHADAP KESEHATAN MATA REMAJA Mila Nursyiam; Regita Laela; Syahla Indira Dewi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.707

Abstract

Gadget sudah menjadi kebutuhan primer manusia yang di gunakan dalam membantu pekerjaan dan dapat mengoperasionalkan banyak hal. Namun tanpa kita sadari penggunaan gadget yang tidak terkendali juga berpotensi buruk terhadap kesehatan tubuh manusia terutama pada kesehatan mata. sehingga diharapkan mampu mengetahui dampak buruk dari paparan radiasi gadget yang sangat penting, terutama bagi para mahasiswa yang setiap saat harus menatap layar gadget selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai bentuk kewaspadaan agar kita semua dapat mengetahui bahayanya sinar radiasi bagi kesehatan mata khususnya pada usia remaja. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini menggunakan studi literatur atau kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah dengan mencari sumber data baik berupa artikel, buku jurnal ilmiah yang berkaitan dengan penelitian sebelumnya yang relevan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi kepustakaan, bahan yang akan diobservasi dalam penelitian ini adalah artikel ataupun jurnal terdahulu yang relevan berkaitan dengan dampak radiasi gadget terhadap kesehatan mata remaja.semakin pesatnya perkembangan teknologi, diikuti dengan meningkatnya frekuensi elektromagnetik pada telepon nirkabel yang digunakan mulai dari 450mHz, bahkan hingga saat ini telepon nirkabel berfrekuensi 1800mHz siap dipasarkan yang tentu saja ditawarkan dengan teknologi dan fitur yang lebih maju. Layar gadget mengeluarkan cahaya yang disebut high energy visible atau biasa dikenal sebagai blue light yang berbahaya bagi mata. Beberapa gangguan kesehatan mata yang biasa terjadi pada anak dan remaja yang terpapar cahaya dari layar gadget yaitu: Ketegangan mata (eyestrain), mata kering, mengeluh sakit dan nyeri pada mata, mata Juling (strabismus), dan miopia. Intensitas paparan radiasi elektromagnetika yang tinggi dari telepon seluler tentunya akan berakibat fatal pada kesehatan bahkan bisa berdampak besar terutama pada kesehatan mata. Beberapa tindakan pencegahan dapat dilakukan untuk mengatasi dampak negatif tersebut, diantaranya penggunaan filter pelindung radiasi biru pada peralatan elektronik dapat mengurangi paparan radiasi berbahaya. Selain itu, penting bagi remaja untuk mengatur penggunaan perangkat elektronik dan sesekali beristirahat untuk merilekskan mata
ANALISIS INTERVENSI SENSORY STIMULATION (SUARA KELUARGA) TERHADAP TINGKAT KESADARAN PASIEN DENGAN PENURUNAN KESADARAN (GCS RENDAH) Syahla Indira Dewi
Jurnal Medika Hutama Vol. 7 No. 4 Juli (2026): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Impaired consciousness is a serious condition that often occurs in patients with traumatic brain injury, stroke and other critical conditions, and is associated with high morbidity and mortality rates in the Intensive Care Unit (ICU). Patients with low Glasgow Coma Scale (GCS) scores require effective interventions to increase consciousness. One of the non-pharmacological approaches that is developing is sensory stimulation, especially auditory stimulation using family sounds. The aim of this study was to analyze the effectiveness of sensory stimulation intervention (family voice) on the level of awareness of patients with low GCS. The method used is Systematic Literature Review (SLR) with an Evidence-Based Practice (EBP) approach following PRISMA guidelines. A literature search was conducted on several indexed databases and 10 articles were obtained that met the inclusion criteria for narrative analysis. The result is that family sound-based sensory stimulation is effective in increasing GCS scores, accelerating recovery of consciousness, and increasing the patient's physiological stability. In conclusion, family voice stimulation is an effective intervention and can be implemented as part of family-based care in the ICU.