Kedisiplinan merupakan ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum, undang- undang peraturan, ketentuan dan norma yang berlaku harus disertai kesadaran dan keikhlasan hati. Namun seiiring perkembangan zaman nilai kedisiplinan semakin memudar dan tata tertib sekolah hanya sebagai simbol saja. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut strategi guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 2 Prambon Nganjuk adalah dengan: melalui pembiasaan, dengan contoh teladan, dengan penyadaran, dengan pengawasan atau kontrol, dan pemberian hukuman. Faktor pendukung dan penghambat guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 2 Prambon Nganjuk adalah, faktor pendukung yang berasal dari: kesadaran diri siswa, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dimana anak berbaur dan ekstrakurikuler. Sedangkan faktor penghambatnya hampir sama dengan faktor pendukungnya, dari: kesadaran diri yaitu minat, bakat dan motivasi membuat siswa tidak dapat disiplin, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, Teman sebaya berperan sebagai pemberi nasehat, jika memberikan hal yang positif maka akan menimbulkan kepribadian yang baik, karakter siswa yang berbeda-beda sulit untuk guru memberikan strategi, dam pemberian hukuman yang tidak membuat jera.