Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENINGKATAN DETERRENCE EFFECT KAPAL SELAM TERHADAP WILAYAH MARITIM Prasetyo, Agung Budi; Usodo, Basuki Tri; Cahyono, Ugik
Journal of Industrial Engineering & Management Research Vol. 6 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : AGUSPATI Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7777/jiemar.v6i5.624

Abstract

Kekuatan maritim merupakan salah satu instrumen strategis yang penting bagi keamanan dan kedaulatan Indonesia, terutama di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik. Salah satu elemen penting dalam kekuatan maritim adalah kapal selam yang mampu menciptakan deterrence effect, yaitu kemampuan mencegah agresi lawan melalui persepsi risiko dan kerugian tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan deterrence effect kapal selam terhadap wilayah maritim Indonesia. Metode yang digunakan adalah quantitative research dengan populasi praktisi, akademisi, dan personel pertahanan, serta sampel purposive sebanyak 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan seluruh instrumen valid (r hitung 0,684–0,801 > r tabel 0,278) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,812–0,861). Koefisien regresi 0,684 dengan R² 0,581 membuktikan bahwa 58,1% variasi pengaruh wilayah maritim dijelaskan oleh deterrence effect kapal selam. Uji t (7,685 > 2,011; p=0,000) dan uji F (59,05 > 4,04; p=0,000) menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial dan simultan. Kesimpulannya, peningkatan deterrence effect kapal selam secara nyata memperkuat keamanan, kedaulatan, stabilitas kawasan, dan aktivitas ekonomi maritim Indonesia.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Suspected Hostile Untuk Tracking Target Sentry Gun pada Garis Pantai Pulau Terluar Menggunakan Background Subtraction Gunawan, Andri; Cahyono, Ugik; Kurniawan, Hendrik
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 1 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i1.1900

Abstract

Sistem deteksi Suspected Hostile untuk Tracking Target Sentry Gun di garis pantai pulau terluar menggunakan metode Background Subtraction merupakan sistem pengolahan citra digital yang dirancang untuk mendeteksi dan melacak objek bergerak sebagai bagian dari upaya pertahanan wilayah Indonesia. Mengingat Indonesia berbatasan dengan sepuluh negara dan memiliki wilayah laut yang luas serta keterbatasan personel penjaga perbatasan, sistem ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam pengawasan wilayah pesisir. Sistem dipasang di sekitar garis pantai untuk memantau aktivitas secara terus-menerus. Saat mendeteksi objek bergerak, sistem akan membunyikan alarm ke ruang operator. Operator kemudian mengidentifikasi objek tersebut, dan jika terdeteksi sebagai Suspected Hostile, dapat menggerakkan Sentry Gun secara manual atau otomatis, sementara tindakan penembakan tetap dilakukan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini cepat dan akurat dalam memproses input kamera. Sistem mampu bekerja optimal pada jarak 5–25 meter dengan intensitas cahaya 10.240 Lux dan tetap mendeteksi lebih dari satu objek meski terjadi perpindahan kursor saat objek baru muncul. Sistem juga berfungsi pada intensitas cahaya 10.240 hingga 20 Lux dengan kecepatan objek 4,9 kph, namun gagal mendeteksi jika intensitas di bawah 20 Lux. Penelitian mencatat delay gambar 0,2–1,6 detik.
Mapping Indonesia's Maritime Defense Strategy: A Critical Analysis of Enforcement Effectiveness Against Territorial Violations in the North Natuna Sea Suseto, Buddy; Pandjaitan, Manahan Budiarto; Nugroho, Mohammad Ali; Cahyono, Ugik
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 5, Issue 1, 2026
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.vi.47507

Abstract

This study examines Indonesia’s maritime defense strategy in the North Natuna Sea, focusing on the identification of major threats and the assessment of enforcement effectiveness. A descriptive qualitative method was employed, utilizing interviews, observations, and document analysis, with data analyzed through Miles and Huberman’s model. The findings show that Indonesia applies a layered maritime defense that integrates military power, diplomacy, law enforcement, and community participation. Key threats consist of illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing, grey zone tactics, unauthorized seabed surveys, and transnational smuggling. Joint operations involving the Navy, the Maritime Security Agency (Bakamla), and the Ministry of Marine Affairs and Fisheries were found to reduce violations, with an estimated Rp774.3 billion in potential state losses prevented between January and May 2025. However, the overall effectiveness remains limited due to constrained naval assets, weak interagency coordination, and regional geopolitical pressures. The study underscores the significance of a multi-actor enforcement approach and recommends the establishment of integrated command centers, modernization of AI-based surveillance systems, and the strengthening of defense diplomacy to reinforce Indonesia’s maritime security posture.