Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Faktor Risiko Terhadap Rasio Pembagian Keuntungan Dalam Investasi Properti Dengan Sistem Kerja Sama Operasi Baladraf, Hafiz
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2819

Abstract

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi setiap manusia, sama dengan kebutuhan primer lainnya yakni, pangan dan sandang. Sulitnya mendapatkan lahan perumahan dengan luasan yang ideal serta dengan harga yang terjangkau, menyulitkan pemerintah dan pengembang perumahan swasta untuk menyelesaikan permasalahan backlog yang ada. Beberapa pengembang perumahan swasta dengan keterbatasan finansial melakukan siasat dalam menghadapi kesulitan memperoleh lahan, yakni dengan cara melakukan skema bisni Kerja Sama Operasi (KSO) dengan pemilik lahan. KSO adalah suatu kesepakatan bersama subjek hukum untuk melakukan suatu kerja sama dalam bentuk pembiayaan atau kesepakatan bersama untuk melakukan suatu pekerjaan secara bersama dengan porsi pekerjaan yang telah ditentukan dan disepakati dalam sebuah perjanjian yang mengikat. Meskipun konsep KSO merupakan skema bisnis yang menarik, tetapi diperlukan perhitungan yang mendalam baik dalam perancangan financial modelling, maupun faktor-faktor risiko yang dapat terjadi selama proses KSO berlangsung. Metode PERT merupakan sebuah metode yang digunakan dalam memperhitungkan ketidakpastian dalam mengestimasi risiko di dalam proyek. Dengan perhitungan yang sudah matang diharapkan dapat menghasilkan rasio pembagian keuntungan yang optimal. Pada studi kasus, Proyek X terlihat sebuah proyek yang semula menarik dan layak untuk dilaksanakan, serta memiliki rasio pembagian keuntungan yang dapat memuaskan masing-masing pihak. Namun setelah memperhitungkan faktor risiko, semua berubah Proyek X yang sebelumnya dapat dikatakan sebuah proyek yang layak, kini menjadi proyek yang tidak layak dan tidak dapat memberikan rasio pembagian keuntungan sesuai dengan parameter yang telah ditetapkan oleh para pihak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak-pihak yang terlibat dalam skema KSO, untuk menghasilkan proyek yang menguntungkan bagi masing-masing pihak.