Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Disiplin Ilmu Dan Program Studi Manajemen Rekayasa: Upaya Peningkatan Daya Saing Industri Indonesia Lucia Diawati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3iI.1168

Abstract

Disiplin keilmuan manajemen rekayasa telah berkembang lama di dunia, tetapi belum cukup dikenal di Indonesia. Banyak praktisi industri, bahkan para akademisi, yang bertanya tentang disiplin keilmuan manajemen rekayasa. Manajemen rekayasa merupakan bidang keilmuan rekayasa (engineering) yang mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan rekayasa dan manajemen untuk pengelolaan proyek rekayasa dalam proses pembaharuan (renewal) guna peningkatan kinerja sistem secara substansial. Secara formal, perkembangan bidang keilmuan rekayasa di Indonesia dimulai dengan berdirinya Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen Rekayasa di ITB pada tahun 2010. Pendirian Prodi Manajemen Rekayasa ITB merupakan jawaban ITB terhadap tantangan yang dihadapi industri nasional berupa persaingan skala global dengan perubahan teknologi dan lingkungan bisnis yang sangat cepat. Kondisi tersebut menuntut perusahaan-perusahaan untuk mampu melakukan dan mengelola proses pembaharuan secara efektif dan efisien, seperti pengembangan produk, teknologi, sistem/sub sistem baru, guna menciptakan basis kekuatan baru bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Makalah ini bertujuan untuk membahas mengenai bidang keilmuan manajemen rekayasa dan perannya untuk membangun keunggulan kompeittif industri nasional. Makalah ini juga membahas tentang Prodi Sarjana MR ITB terkait dengan latar belakang pendiriannya, visi dan misi, profil dan kompetensi lulusan, struktur kurikulum, serta lapangan pekerjaan bagi lulusannya. Makalah ini merupakan bentuk diseminasi bidang keilmuan manajemen rekayasa di Indonesia sehingga dapat diaplikasikan secara luas untuk membangun daya saing industri nasional khususnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia umumnya. 
Evaluating The Environmental Impacts of Electricity Grids and Geographical Factors on Co₂ Emissions from Electric Vehicle Adoption Lucia Diawati; Fandi Rahanra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i2.1172

Abstract

The global interest in electric vehicles (EVs) to reduce CO2 emissions requires understanding their emission-mitigating factors. This study investigates how electricity grid characteristics and geographical factors affect EV adoption and associated emissions. We address two questions: (1) Does a country's electricity grid significantly impact EV effectiveness in reducing CO2 emissions? and (2) To what extent does the geographical factor of EV production influence emissions? Two methodologies are used to answer these QRs: life cycle assessment to calculate the CO2 emission throughout the EV life cycle, subject to the electricity grid and EV supply chain, and system dynamics to simulate the impact of EV adoption on CO2 emission reduction. The results will provide valuable insights for policymakers, enabling them to design effective strategies to promote sustainable EV adoption and maximize the environmental benefits of transitioning to electric mobility.