Apsari Wiba Pamela
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Strategi Promosi Destinasi Wisata Alam Taman Kopi Guntang Bersama Fujifilm Untuk Keluarga Muda Di KotaBandung Rizky Putra Adrianto; Apsari Wiba Pamela; Ligar Muthmainnah
KalaTanda Vol 6 No 2 (2024): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v6i2.8726

Abstract

Taman kopi guntang is a new tourist destination located within the Mount Puntang natural tourist area. Visitors can enjoythe cool air because the tourist spot is surrounded by lots of plants and trees. Visitors can also enjoy the beautiful viewsof Mount Puntang. Taman kopi guntang is located in Campaka Mulya Village, Cimaung District, Bandung Regency. Tamankopi guntang is managed directly by the Bandung City Forestry Company. Taman kopi guntang is a one stop destinationand has a coffee shop, villa, glamping and camping ground which is one of the main destinations for visitors. If you lookat the problem of the Taman kopi guntang, there is still a lack of awareness that has not been formed. The designer usedqualitative research methods and carried out observation techniques, questionnaires, interviews with the management ofTaman kopi guntang and the target audience. It is hoped that by designing creative media such as photobooths, touristscan get free vouchers for a staycation with their family by taking the most exciting photos using a photobooth and uploadingthem to social media then tagging @tamankopiguntang and @fujifilm, this promotional media can be used and is useful forthe management of Taman kopi guntang in its development and in the future . Taman kopi guntang Tourism is for men andwomen aged 28 – 35 years who enjoy outdoor activities, are interested in natural beauty, can increase togetherness withfamily, enjoy chatting with family, have comfortable trips with family and immortalize moments with family
MENGGALI POTENSI HASIL KERAJINAN DARI SAMPAH MELALUI PELATIHAN KREATIF VISUAL DAN STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA GALUGA Reza Ramadani Firman; Raden Daru Ramadinoto; Apsari Wiba Pamela; Putri Dzakiyyah; Najara; Tsani adriansyah ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6127

Abstract

Desa Galuga, Kabupaten Bogor, menghadapi tantangan ekologis akibat akumulasi sampah selama puluhan tahun, namun memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai ekonomi serta memberi pengetahuan mengenai penggunaan media sosial sebagai tempat penjualan produk daur ulang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah minimnya keterampilan pengolahan limbah dan terbatasnya strategi promosi melalui pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pencarian pengetahuan, Focus Group Discussion (FGD), serta workshop teknis. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan bahwa limbah anorganik seperti sendok plastik, galon bekas, tutup botol, dan tali sepatu merupakan jenis sampah yang umum ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan workshop, masyarakat dilatih mengolah limbah-limbah tersebut menjadi produk kreatif bernilai jual, seperti hiasan lampu dan gantungan kunci. Selain aspek produksi, demi mendukung keberlanjutan usaha, peserta juga dibekali materi strategi pemasaran digital melalui media sosial. Materi ini fokus pada teknik promosi produk secara daring untuk menjangkau konsumen luas serta membuka akses pasar yang lebih efektif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta seminar dan workshop merasa sangat puas dengan materi serta praktik yang diberikan. Masyarakat kini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi potensi limbah lokal dan mengubahnya menjadi barang ekonomis. Luaran dari PkM ini adalah terbentuknya rintisan kelompok usaha kreatif berbasis sampah yang siap mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga. Program ini diharapkan memperkuat masyarakat Desa Galuga dalam menerapkan prinsip circular economy sebagai solusi berkelanjutan atas permasalahan lingkungan dan ekonomi lokal.