Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Seledri (Apium graveolens L.) Terhadap Sifat Organoleptik dan Kimia Mie Basah Aurillia, Silvianda; Ichsan, Ichsan
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 2 (2023): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v6i2.74246

Abstract

Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Didukung dengan kandungan gizi vitamin C seledri yaitu 13 mg per 100 gr seledri, menjadikan makanan yang sehat bagi masyarakat yaitu dengan mengonsumsi pangan yang mengandung Vitamin C karena Vitamin C dapat mencegah kerusakan sel. Tujuan dilakukan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak seledri terhadap sifat organoleptik dan kimia mie basah. Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan pengulangan sebanyak 3 kali. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA (Analisis Of   Varians) dan uji lanjut Duncan"™ multiple test. Penambahan Ekstrak seledri 20 gr, 40 gr dan 60 gr berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik. Formulasi yang di sukai panelis terhadap warna mie basah ada pada penambahan esktrak seledri 60gr, aroma dan tekstur ada pada penambahan ekstrak seledri 20gr. Dan tidak berpengaruh pada rasa. Dan hasil uji Vitamin C berpengaruh nyata pada penambahan ekstrak seledri 20 gr, 40 gr dan 60 gr. Dari hasil penelitian terdapat adanya berpengaruh nyata terhadap hasil analisis kadar Vitamin C dengan penambahan ekstrak seledri pada formulasi 20 gr, 40 gr dan 60 gr. Serta berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik pada mie basah (p value 0,05).